Sama seperti bau dan rasa jamu kunyit asam, teh tubruk, kopi tubruk, dan deterjen, novel-novel dengan multiple points of view (POV) memiliki kekuatan tersendiri untuk membuat saya kerasukan setan-pemangsa-segala. Pokoknya tiap habis membaui empat hal di atas atau membaca novel yang multi-perspektif, saya kelaparan banget yang sampai pengin makan orang gitu. Nggak tau kenapa selalu demikian. Aneh ya? Hehehe. 

Mungkin karena  jamu, teh, kopi, dan deterjen bau dan rasanya enak.

Mungkin karena novel multiple POV membuat saya mikir keras.

Makanya dua-duanya membangkitkan hasrat ingin makan.

Tiap baca novel yang semua karakternya muncul dan menyumbang pikiran serta mengambil plot dengan porsi yang sama, sel-sel otak saya rasanya duel kayak ingin milih karakter A, B, C, dan D. Apalagi kalau ceritanya thriller atau detektif, hm, rasanya mau mengunyah nasi pecel tiga bungkus saking laparnya akibat mikir terlalu keras.

Maka dari itu, kali ini saya mau bahas 6 novel dengan multiple POV yang harus kamu baca. Tulisan kali ini enak dibaca dengan playlist lagu-lagu Thirty Seconds to Mars: A Beautiful Lie, Up in the Air, From Yesterday, dan This is War. Let's go!


(Thirty Seconds to Mars - This is War)

--- [] ---

1. Americanah - Chimamanda Ngozi Adichie


Chimamanda Ngozi Adichie adalah penulis yang berasal dari Afrika. Ifemelu dan Obinze adalah dua remaja yang bertemu di universitas Nigeria. Namun karena suatu konflik, mereka harus terpisah. Ifemelu pindah ke Amerika dan berkuliah lagi di universitas yang ada di sana. Selanjutnya Ifemelu ikut ke dalam aksi aktivis untuk memperjuangkan kesetaraan ras dan suku di tanah seribu impian. Sementara Obinze menjadi imigran ilegal di Eropa. Keduanya memulai kisah baru sendiri-sendiri dan saat pertengahan, boom! Mereka bertemu lagi.

Mereka saling sharing cerita dan memutuskan melawan dunia.

Buku ini menjelaskan isu ras kulit hitam di Afrika--benua asalnya--dan Amerika. Tempat di mana mereka masih susah mendapatkan kebebasan yang murni. Buku ini seperti mengenalkan pada dunia bahwa orang Afrika tidak sekeras yang mereka kira. Americanah adalah salah satu novel paling kaya dan sarat budaya yang pernah saya baca seumur hidup. Adichie mampu membawa pembaca pada fakta-fakta baru yang belum terungkap dari sejarah disporia Afrika hingga mereka bisa menyebar ke seluruh dunia. Worth to read indeed. 

2. Everything I Never Told You - Celeste Ng


Nama Celeste Ng banyak dikenal orang sejak kemunculannya dengan cerita pendek daring berjudul Every Little Thing. Namun ternyata ia sudah menulis novel sejak 2014 berjudul Everything I Never Told You. Novel ini bercerita tentang keluarga kecil keturunan China-Amerika yang tinggal di Ohio. Mulanya mereka terlihat sebagai keluarga baik-baik. Namun saat Lydia--anak kesayangan di keluarga tersebut--ditemukan meninggal di danau dekat rumah, semua menjadi kacau dan berantakan. Masing-masing anggota keluarga menyimpan rahasia yang tidak bisa mereka ungkapkan pada satu sama lain.

Kehangatan di keluarga Lee berubah menjadi ketakutan.

Setiap sudut pandang dari masing-masing anggota keluarga memegang porsi dan kendali yang besar dan, sialnya, semua membuat saya menangis sesenggukan seperti mata kecolok bawang merah. Saya menemukan kehancuran pada setiap karakter. Pada dasarnya apa yang tidak bisa terkatakan, bukanlah kebohongan. Sederhana karena kita nggak bisa mengungkapkannya begitu saja. Bukan mau berbohong. Tapi karena satu demi satu terkuak satu sama lain, semua runyam. Celeste Ng mengakhiri cerita ini dengan cara yang menggemaskan tapi saya senang. Sekali lagi, saya ingin membaca novel ini sampai habis dengan teh dan kue kering. Juga tisu. I really really really love this book.

3. One of Us is Lying - Karen M. McManus


Lima orang anak dalam satu ruangan karena mengalami detensi. Namun semua berubah menegangkan saat salah satu dari mereka mati. Simon tewas karena keracunan minyak kacang yang menjadi alergi terbesar dalam hidupnya. Nate, Bronwyn, Addy, dan Cooper--yang memiliki sudut pandang dalam cerita--menjadi tersangka yang dikejar-kejar wartawan dan pihak penyelidik dari kepolisian. Karen M. McManus menuliskan cerita dari lima perspektif. Dengan gambaran konflik yang pelik dan latar karakter anak remaja, novel ini menurut saya bagus untuk diikuti karena twist siapa pembunuhnya sungguh di luar dugaan. 

Nggak nyangka aq tu kalau pembunuhnya si itu ~

Kelemahan dari novel ini adalah pembawaan karakter masing-masing tokohnya terlihat sama. Emosinya sama dan cara menanggapi konflik juga mirip-mirip. Saya kurang mendapatkan kesan bahwa antara tokoh satu dan tokoh lain berbeda saat ada pergantian point of view. Bagian paling seru menurut saya adalah saat mereka berubah dari empat tersangka menjadi empat investigator untuk menemukan salah satu yang berbohong selama penyelidikan.

4. Behold the Dreamers - Imbolo Mbue


Setiap orang punya mimpi ke Amerika. Tanah yang dianggap tak tidur dan selalu menawarkan kesempatan bagi manusia-manusia untuk memperbaiki mimpi. Begitu pula yang diinginkan Jende Jonga bersama istrinya, Neni, saat mereka pindah ke sana dari Kamerun. Mereka akhirnya mendapatkan pekerjaan di bawah naungan pengusaha kaya raya dan hidupnya mulai tertata sedikit demi sedikit. Namun satu per satu fakta baru tentang hidup di Amerika menghantam keduanya tanpa ampun. Saya selalu meringis saat Neni mengambil peran bercerita. Pilu dan sedih jadi satu. Rasanya seperti skakmat. Mau ngapa-ngapain salah.

Sampai habis berlembar-lembar tisu saat baca buku ini.

Satu kelemahan dari novel ini adalah adanya beberapa time lapse saat Jende dan Neni berjuang di Kamerun. Kayak ada yang hilang dan jadi nggak nyambung saat mereka akhirnya bekerja pada Clark dan istrinya, Cindy. Namun so far, saya menyukai novel ini sampai ke tulang. Sebagai imigran, Imbolo Mbue seperti ingin menyampaikan bahwa semua orang berhak memiliki Amerika dengan caranya sendiri. Sama seperti dirinya.

5. Song of Solomon - Toni Morrison


Salah satu kutipan dari Song of Solomon yang terkenal adalah "You wanna fly, you gotta give up the shit that weighs you down". Di sini saya kayak nontonin film biopiknya Steve Jobs yang ninggalin anak dan istrinya untuk mengembangkan Apple. Milkman Dead menjadi tokoh kunci dari cerita ini dan multiple-POV yang dituliskan Toni Morrison diambil dari orang-orang yang bersisipan dengan Milkman di sepanjang cerita. Cukup unik mengingat tokoh utama dalam novel ini adalah Milkman dan saya pikir ceritanya hanya dari sudut pandangnya. Tapi orang-orang di sekitar Milkman nanti akan ambil bagian di sepanjang cerita. Hoho.

Sebuah novel yang penuh intrik dan alegori.

Milkman mulanya mau pulang kampung. Tapi seiring berjalannya waktu, ia harus bertemu dengan "dunia yang sesungguhnya" dan mengenal banyak orang dari latar belakang berbeda. Cerita ini alurnya campur. Diceritakan dengan penuh dan rapi oleh Toni Morrison sehingga nggak lempeng dan membosankan. Nuansa thriller-nya kerasa banget. Jadi mirip dengan film-film assasin tapi tetap ada unsur dramanya. Menyenangkan untuk diikuti.

6. There There - Tommy Orange


Novel ini adalah novel debut kepenulisan Tommy Orange yang tak disangka bisa membuat saya jatuh cinta. Saya pikir dengan tema urban and native American, saya akan mendapatkan kesan monoton dan platonis. Ternyata nggak sama sekali WTH! Saya jatuh cinta dengan novel ini sampai membacanya dua kali. Kalau bisa mau ngasih rating 5/5 tapi terlalu sempurna. Ada beberapa bagian yang saya kurang suka dari buku ini. Huhu.

Tommy Orange berhak mendapatkan nobel literasi!

There There bercerita tentang 12 orang yang melakukan perjalanan ke Big Oakland Powwow dan masing-masing dari mereka memiliki tujuan dan alasan tersendiri. Novel ini dimulai dengan misterius dan diakhiri dengan ending yang jenius. Membacanya membuat saya hanyut dalam isi pikiran masing-masing orang yang memiliki peran sama besar di buku ini. Di akhir, akan terungkap bahwa mereka sebenarnya memiliki cerita yang terpaut satu sama lain. Tommy Orange benar-benar paham bagaimana cara menulis cerita yang penuh kesan membuat penasaran. I definitely love this book and highly highly highly recommend it to be read.

--- [] ---

Dari keenam novel yang memiliki multiple POV di atas, ada nggak yang udah kamu baca? 





Images are taken from:
https://www.penguinrandomhouse.com/books/548793/one-of-us-is-lying-by-karen-m-mcmanus/9781524714680/
https://www.chapters.indigo.ca/en-ca/books/love-letters-to-the-dead/9781250062963-item.html
https://www.target.com/p/there-there-by-tommy-orange-hardcover/-/A-53435829
https://www.amazon.com/Song-Solomon-Toni-Morrison/dp/140003342X
https://www.amazon.com/Behold-Dreamers-Oprahs-Book-Club/dp/0525509712
https://www.amazon.com/Everything-I-Never-Told-You/dp/0143127551
https://writingcooperative.com/reading-as-a-writer-americanah-and-lessons-in-characterization-3d56c575f3da?gi=8c9ca9541044

0 Comments