Micin dan kafein adalah duo combo yang bisa membuat penikmatnya nggak bisa berhenti untuk mengonsumsinya lagi dan lagi. Jauh sebelum saya berhenti mengonsumsi mie instan dan kadang kalau pengin banget cuma makan di tanggal empat tiap bulan--itu pun nggak secara berkala--Indomie adalah segalanya. Semua varian saya coba. Tapi yang paling favorit tetap Indomie goreng original dan Indomie kuah rasa ayam spesial.


Lebih kaya lagi kalau makannya ditemani segelas es kopi Nescafe klasik yang tanpa gula itu. Pahitnya kopi dan gurihnya Indomie kuah rasa ayam spesial bisa membuat semua masalah hilang tanpa bekas. Meskipun selesai makan, masalahnya bisa muncul kembali. Tapi dua produk ini benar-benar bisa membuat kamu amnesia sementara.

Saya sendiri menemukan sensasi tersebut saat berada di Solo. Sebelumnya saya nggak bisa minum kopi. Tapi saya suka bau kopi. Saking putus asanya karena tiap habis minum kopi sachet yang paling rendah kadar kopinya aja bisa muntah, saya sampai beli parfum aroma kopi. Terus pernah juga menghamburkan uang dengan membeli kopi untuk diseduh tiap pagi dan dihirup aromanya. Kalau udah dingin, kopinya dibuang.

Gurihnya itu loh.

Pahitnya itu loh.

Dulu saya nggak suka dengan Solo. Tahun pertama kuliah di sini menjadi hari-hari terberat saya karena saya masih nggak tahu diri pengin masuk IT. Sempat nyoba tes lagi di tahun selanjutnya, namun gagal juga karena nggak diterima di kampus yang sama.

Akhirnya berhenti dan menerima. Kayaknya memang harus tinggal di sini.

Lama di Solo, saya melihat tempat usaha hidup dan mati; mereka regenerasi dengan cepat. Setahun bisa ada dia perubahan jenis usaha. Di warung dekat kos lama saya, ada empat kali pergantian pemilik dan jenis jualan. Pertama, warung nasi sayur. Kedua, warung kopi. Ketiga, warung ayam geprek. Keempat, warung ayam bakar. Katanya bulan Januari 2019 tempatnya sudah dibongkar dan akan berganti menjadi jasa kurir pengiriman.

Selain itu, ada fakta yang dibenarkan oleh semua orang bahwa makanan di Solo harganya murah-murah. Iya, itu benar. Nasi sayur dengan tempe dan es teh harganya hanya lima ribu. Itu juga bisa nambah lagi nasinya dan free air mineral di mana-mana.

Dari semua tempat makan yang saya kunjungi, ada beberapa yang harganya murah dan rasanya enak. Kalau ke Solo, jangan sampai nggak mengunjungi tempat-tempat ini. Mungkin lebih baik, saya mulai dari yang paling legendaris aja; burjo alias warmindo.

1. Burjo Tiada Tara


Ini burjo paling ngehits yang lokasinya ada di belakang kampus UNS. Harga menunya mulai dari lima ribu sampai dua belas ribu rupiah. Murah banget kan? Bisa buat teman nongkrong kalau hujan. Di sini cuma buat makan ya, bukan ngerjain skripsi. Jadi nggak ada fasilitas wifi dan semacamnya. Tempatnya juga rame apalagi di jam makan malam.

Rekomendasi menu: mie dog-dog dan nasi campur

2. Lotek dan Gado-gado Bu Warni


Tempatnya ada di dekat kampus ISI Surakarta. Dari gerbang perahu, tinggal belok kiri seratus meter. Dulu saya pikir lotek ini sama aja kayak pecel sayur dari Kediri. Ternyata beda. Bumbu kacangnya kasar karena memang langsung diuleg di layah dan dikasih sayur mayur. Ciri khas dari lotek adalah rasa kencur dan daun salamnya yang kentara banget.

Rekomendasi menu: lotek dan gado-gado

3. Tengkleng dan Tongseng Pasar Klewer


Lokasinya di kompleks masjid raya Kota Solo. Hanya jualan dua jam karena cepet habis. Bagi yang suka makanan berkuah dan bersantan dengan bumbu yang aneka ragam, tengkleng dan tongseng adalah andalan di Kota Solo. Tengkleng dibuat dari daging, tulang, dan tetelan kambing yang dimasak lama dengan santan dan bumbu kuning. Sedangkan tongseng adalah daging kambing dengan rasa kecap yang khas tapi nggak berlebihan.

Rekomendasi menu: tengkleng dan tongseng

4. Rica-rica ISI Surakarta Bu Sartini


Sekilas tempatnya biasa aja kayak warung makan biasa. Lokasinya ada di dalam gang sebelah gedung teater kampus ISI Surakarta. Harganya murah meriah; hanya 8000 rupiah. Rica-rica ayam Bu Sartini selalu laris karena kuah cabe di rica-ricanya nagihin banget berasa ada amfetaminnya. Kalau ke sini, jangan lupa cobain tahu baksonya juga, kriuknya lazis.

Rekomendasi menu: nasi rica-rica ayam dan tahu bakso

5. Nasi Liwet Simpang Soekarno


Lokasinya ada di daerah simpang patung Soekarno dan hanya buka malma hari. Nasi liwet adalah nas gurih yang dimasak dengan santan kanil sehingga makan nasinya aja udah enak. Biasanya disajikan dengan sayur pepaya yang bersantan juga, telur pindang cokelat, suwiran daging ayam, tahu kuning, dan putih telur kukus yang dikerik. Gurih banget. 

Rekomendasi menu: nasi liwet paket lengkap

6. Viens Selat Solo


Selat Solo adalah salad bule dengan kearifan lokal. Sejarahnya, dulu orang Solo mupeng tiap ada orang Belanda makan bistik daging. Tapi karena mereka nggak doyan mayones, makanya bikin kuah sendiri dengan bahan dasar kecap dan cuka. Jadilah selat Solo. Lokasinya ada di mana-mana ya karena Viens selat ini udah buka cabang di banyak tempat.

Rekomendasi menu: selat dan sop matahari

7. Angkringan Pak No


Ah, nggak lengkap ngomongin kuliner Solo kalau belum menyinggung angkingannya. Sejauh ini, angkringan favorit saya adalah angkringan Pak No yang ada di gang depan rektorat ISI Surakarta. Ada bacem, gorengan, rebusan, bakaran, aneka nasi kucing, dan aneka olahan Indomie. Tapi yang harus dicoba adalah tehnya. Pahit dan kesat aftertaste-nya.

Rekomendasi menu: teh tawar panas dan sate kerang

8. Serabi Notosuman


Serabi adalah kudapan asal Solo yang terbuat dari tepung beras dan santan. Dimasak di wajan mirip kuali dari tanah liat sehingga bentuknya akan melebar. Biasanya terdiri dari rasa original, meses cokelat, keju, nangka, dan pisang. Semuanya enak dan bisa bikin menggagalkan diet karena makan satu biji beneran nggak cukup. Minimal lima. Wkwk.

Rekomendasi menu: serabi semua varian

9. Timlo Sastro Pasar Gede


Timlo ini bukan timlo grup lawak di teve ya. Timlo adalah makanan khas Solo yang sepintas kuahnya mirip soto tapi ada rasa ketumbar yang kuat. Isinya juga bukan cuma daging ayam atau daging sapi, melainkan ada kembang tahu, telur, bihun, jamur, dan galantin. Satu porsi harganya hanya 7000 rupiah saja. Lokasinya ada di pojokan Pasar Gede Solo.

Rekomendasi menu: timlo paket lengkap

10. Tahok, Angsle, dan Ronde Tugu Tembak


Kalau Makassar punya Sarabba, di Solo punya tiga tandingannya sekaligus. Ada ronde, angsle, dan tahok. Ketiga minuman yang berasal dari Solo ini memiliki cita rasa yang khas. Tahok dan ronde memiliki jenis kuah yang sama: kuah jahe. Kalau angsle kuah santan. Angsle dan ronde isiannya hampir sama: mutiara, bola isi kacang, kacang, potongan roti tawar, dan kolang-kaling. Sedangkan tahok isinya adalah sari tahu yang di-"jelly"-kan.

Rekomendasi menu: ronde, angsle, dan tahok

--- [] ---

Kata beberapa teman, Solo adalah surganya kuliner murah di Indonesia. Bukannya belanja ini dan itu, wisatawan kalau ke Solo yang dicari adalah makanan murahnya. Katanya kalau bisa malah mau bawa semua makanan Solo ke kota asal mereka saking nagihnya. Selain rasa, makanan dan minuman asal Solo juga ngangenin. Bikin pengin balik lagi dan lagi.

Jadi, kalau ke Solo, jangan lupa sempatkan main ke sepuluh tempat kuliner di atas ya!





Pictures are taken from:
http://feraaani.com/2017/04/indomie-kuah-susu-apa-kabar-tumblr-rani-yang-udah/
https://gaya.tempo.co/read/1085532/apa-istimewanya-kopi-hitam-pahit-intip-jawaban-hamish-daud
https://food.detik.com/info-kuliner/d-3713301/ini-5-hik-atau-angkringan-enak-di-solo-nomor-2-jadi-langganan-jokowi

2 Comments

  1. salah baca ini pas lagi laper... tengkleng dan rica-ricanya kenapa jaid kebayang ampe akhir gini... di sini buat dapet tengkleng dna rica-rica itu... kudu nyiapin 20K lebih. :(
    Tapi kujuga penasaran ama Selat Solo itu, nggak pernah makan itu tapi kok menggiurkan...

    masa kudu ke solo banget buat nyobain itu semua, toko usaha kurir yang dulunya jual ayam bakar dan dulunya jual ayam geprek yang sebelumnya jual kopi dan sebelumnya jual nasi sayur itu, nggak bisa apa nganterin makanannya tanpa basi apa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di sana ada rica-rica, Haw? Selat Solo isinya bistik daging sapi yang dibentuk bola-bola (kadang ceper juga sih) terus kuahnya itu, legit kecap dan cuka. Enak, Haw. Cocok dimakan siang-siang karena seger. Nanti deh main ke Solo biar bisa makan selat Solo.

      Delete

Komentar diperbolehkan selama tidak menyinggung dan menyentil SARA, karena SARA sedang PMS.