Waktu membaca majalah Infokomputer, saya nggak sengaja nemu iklan majalah Intisari. Sebagai orang yang beberapa tahun gaptek majalah dan hanya baca koran satu dua kali, saya langsung tertarik. 

Majalah Intisari ini apa sih? Isinya apa?

Eh, ternyata bagus banget gila.

Sejak Agustus 2018, saya jadi membeli majalah ini setiap bulan. Intisari ini bener-bener bikin lupa waktu saat membaca. Bukan hanya rubriknya yang menarik dan mendidik, tapi juga isinya variatif. Nggak gitu-gitu aja. Jika dirangkum, majalah--atau lebih baik disebut tabloid karena tebalnya yang lumayan--ini berisi banyak informasi terkini. Untuk orang yang nggak mainan media sosial, tabloid ini bagus untuk follow up berita dan tren terbaru. 

Tabloid Intisari terdiri dari beberapa rubrik yaitu Dinamika, Photo Story, Lang-lang, Talenta, Fit, TJ Dokter, Sehat Itu Murah, Finance Notes, Career Notes, Jendela, Perkara, Lentera, dan Bahasa Kita. Ada juga kuis khas seperti Terka Perkara dan Teka-teki Silang. Terbit setiap bulan, Intisari tetap nggak ketinggalan berita update selama 30 hari. Bahkan untuk beberapa rubrik memang sifatnya nggak terpaku dengan tren sih.

Salah satu yang paling saya suka dari tema di Intisari adalah tentang pendidikan. Biasanya akan ada liputan tentang sekolah-sekolah unik yang ada di Indonesia. Salah satunya adalah Floating School Pangkep-Makassar. Selain itu, ada informasi kesehatan dan pengabdian dari rumah sakit terapung dari Universitas Airlangga. 

Selain penuh inspirasi di setiap halamannya, Intisari juga memiliki harga yang relatif murah jika dibandingkan tabloid lainnya. Dengan segudang informasi yang dimilikinya, harga tabloid ini hanya IDR25000. Kita juga bisa mendapatkan potongan harga jika membayarnya pakai gopay. Btw, ini bukan promosi ya. Hehe.

Semoga tabloid Intisari tetap eksis sampai nanti. Mengingat banyak banget majalah yang gulung tikar karena era android mulai merajai. Juga semakin banyak orang yang menyukai media video, bukan tulisan lagi.


0 Comments