Judul: Grey & Jingga (The Twilight)
Pengarang: Sweta Kartika
Penerbit: m&c
Tahun Terbit: 2012
Bahasa: Bahasa Indonesia
Jumlah Halaman: 172 halaman

Grey dan Jingga adalah komik baper karya komikus kenamaan Indonesia; Sweta Kartika. Serial komik ini dulunya hanya ada di media sosial, tepatnya di Facebook dengan bentuk komik strip gitu. Namun karena ceritanya berkembang terus, Sweta Kartika akhirnya mengajukannya jadi komik official yang diterbitkan baik secara cetak maupun daring. Komik ini memiliki tone yang warm pada sampulnya sehingga menggambarkan ceritanya secara keseluruhan. Jingga yang malu-malu dan Grey yang cool--atau sok cool.

Pada komik yang pertama ini, Grey dan Jingga memulai perkenalan mereka. Seperti mahasiswa kebanyakan, mereka jatuh cinta di kampus. Keduanya berkuliah di jurusan yang berbeda. Kegemarannya juga berbeda. Namun cinta sudah biasa kan buta dalam melihat perbedaan? Sama seperti di sini. Dua-duanya nggak bisa menyampaikan isi hati masing-masing dan hanya memendamnya sampai akhirnya ada salah paham yang luarbiasa. Jingga berpacaran dengan orang lain dan Grey dekat dengan gadis masa lalunya lagi. Kisah dalam komik ini lumayan ringan diikuti dan menyenangkan untuk dibaca. Jika bosan membaca novel cinta, komik Sweta Kartika bisa menjadi alternatif yang keren.

--- [] ---

Judul: Grey & Jingga (Days of the Violet)
Pengarang: Sweta Kartika
Penerbit: m&c
Tahun Terbit: 2015
Bahasa: Bahasa Indonesia
Jumlah Halaman: 150 halaman

Di buku kedua ini, Grey dan Jingga menapaki kisah masa lalunya. Buku kedua ini lebih kepada persahabatan daripada cinta. Jingga diceritakan sebagai gadis manis yang manja. Dalam mennghadapi masalah pertemanannya, Jingga masih sering galau dan moody. Khas anak remaja seperti sekarang. Konflik yang muncul juga lebih kepada masalah kesetiaan geng dan salah paham karena nggak sejalan satu sama lain. Dengan gaya khas Sweta Kartika, karakter dibangun secara sederhana dan nggak berlebihan.

Dibandingkan buku pertamanya, saya lebih menyukai buku yang kedua ini. Ceritanya lebih fresh dan khas anak remaja. Karakter yang dibawa juga dibangun dengan perlahan. Nggak ada pemaksaan harus kenal tokoh ini dan ini meskipun memang daftar karakternya banyaaak sekali. Jika ingin nostalgia masa remaja dan lika-liku pertemanannya, kalian bisa membeli komik yang satu ini. Cocok untuk dibaca kala sore hari.

0 Comments