Nothing.

Kalau balik ke zaman-zaman sekolah dulu, kayaknya banyak waktu malam hari saya habiskan dengan aw-aw karena keracunan cinta-cintaan dari buku atau novel yang saya baca. Efek aw-aw tersebut biasanya bertahan satu atau dua hari sehingga biasanya mood jadi romantis gitu deh meskipun ujungnya juga tetep sempat pacaran sama maho. Huahahahahaha,

MAKAN TUH ROMANTIS!

Dulu kayaknya novel cinta tuh nyesep-nyesep kayak kopi pahit sehingga aftertaste-nya ada banget. Tiap nontonin penulis yang diwawancara dan selalu bawa kutipan "selalu ada cinta dalam setiap cerita", saya selalu meleleh. Apalagi kalau penulisnya cantik, muda, dan produktif. Kayaknya dunia ini indah banget penuh bling-bling lope-lope yang selalu siap menjadi bahan cerita. Penulis tersebut pasti selalu siap sedia mengambil tema cinta saat duduk di tepi jalan dengan selembar kertas dan pena.

MAKAN TUH CINTA!

Padahal kenyataannya nggak ada yang pernah ketabrak tema cinta tiap berkendara di jalan. Tiap pagi atau sore atau kalau pindah-pindah ngelesin dari rumah ke rumah (karena kerjaan ngelesin emang ada yang privat), saya nggak pernah menemukan ide cinta-cintaan yang biasa didapatkan oleh penulis-penulis yang cantik, muda, dan produktif. Entah karena emang saya bukan penulis atau karena saya emang nggak peka orangnya.

Kecuali kalau hidup kalian kayak di FTV. Itu beda lagi.

Omong-omong ini tulisannya kok kayak marah-marah ya. Ah, biarin aja deh. Mungkin emang udah jalannya saya menuangkan esmosyi saya usai membaca beberapa novel berikut. Kalau ada satu dua novel yang ternyata udah kalian baca, nanti boleh kok kita adu argumen di bawah. Ini nantangin ya.

*dikeplak*

--- [] ---

1. Takoyaki Soulmate


Sampulnya pink-pink lucu dengan gambar takoyaki di atasnya. Yak, betul. Dari desain sampulnya aja saya sebenarnya kurang ngeh kenapa otak saya dulu membiarkan tangan saya untuk membayar novel ini ke kasir. Buku ini sudah ada di rak saya sejak dahulu kala dan belum tersentuh sampai beberapa hari yang lalu. Dan ternyata benar. Habis dibaca, umur uzur saya berontak. Efek aw-aw habis baca buku cinta kayak zaman sekolah berganti dengan efek zz-zz. 

Kisahnya tentang Maya. Seorang pegawai di Kaguya's Corner yang menemukan odo-odonya lewat sebuah catatan kecil. Kisah cinta Maya dan odo-odonya terpaut di sekitaran kafe tersebut. Tukar senyum, tukar tatapan mata, tukar nomor hape, tukar akun media sosial, dan tukar tambah karena kadang customer-nya tersebut bayar pake duit gede. Yang jelas nggak ada acara tukar daleman karena jenis kelamin mereka berbeda.

Novel ini sangat saya rekomendasikan bagi para pejuang UN SMP dan SMA. Namun sama sekali tidak saya sarankan kalau usia kalian sudah di atas 20 tahun. Terlalu manis, pak. Mungkin ada beberapa bagian yang bisa bikin senyum-senyum anjay karena teringat masa muda. Tapi efek geli dan ngantuknya harap ditanggung sendiri.

2. Sapporo No Niji


Pelangi cinta di langit Sapporo. Biasanya di langit ada bintang dan ada bulan. Juga benda langit lainnya termasuk UFO. Tapi di novel ini, dijelaskan bahwa di langit ada cinta. Duh ileh. Cinta, cuy. Dari judul aja udah kelihatan ada manis-manisnya. Novel ini dimulai saat Lala mengamati orang Jepang yang ada di Jepang. Petualangan Lala untuk menanggalkan Hiroshi (bukan Hiroshi bapaknya Shinchan) dan move on ke Alvin membawanya pada banyak sekali tantangan. 

Premis yang disajikan novel ini jelas diperuntukkan bagi muda-mudi yang masih memiliki respons wah-wah saat ketemu pria luar negeri. Entah bule Singapura, bule Korea, bule Amerika, atau bule Zimbabwe. Dan novel ini mengusung bule Jepang. I totally recommend this book for you who are excited to meet foreigner and fall in love with them.

3. Ogomadara Kanojo


Saya pikir cerita di dalam novel ini akan memiliki plot yang mirip-mirip dengan karya Makoto Shinkai. Tapi ternyata enggak. Ogomadara Kanojo cocok bagi siapa saja para animu lovers yang biasanya suka nonton anime atau baca manga. Buku ini adalah tne brand new of reading manga. Tutur kata penulisnya bener-bener manga banget. Kayak baca apa sih, itu loh, light novel. Meskipun bentuknya novel full tulisan begini, tapi feel komiknya dapet banget. Asli. Yang bosan baca manga cinta, bisa lah mencoba baca novel ini.

Mengisahkan tentang Chouko, novel ini akan membawa kita ke scene komik cinta yang manis dan menawan. Cinta anak sekolah yang rasa monyet dan gorilla ada semua di dalam novel ini. Tapi jangan bayangkan bakal ada scene tokoh utama nyender di bangku pojok belakang sambil nontonin temannya bermain sepakbola. Nggak ada. Tapi bagi yang suka dengan tipe light novel, kalian mungkin akan cocok dengan tulisan Zephyr di sini.

4. Selembar Daun Momiji


Untuk ukuran novel yang bertema cinta dan Jepang, novel ini termasuk tebal dibandingkan dengan novel-novel lain yang saya bahas di atasnya. Dan dari keempat novel bertema Jepang yang saya bahas, ini yang paling dewasa. Bukan adegan di dalamnya ya, tapi plotnya. Nggak melulu menye-menye dan teeny meeny money mow. Novel ini menceritakan tentang tiga anak manusia bernama Yamada, Ryoko, dan Akira yang mencari cinta sejati masing-masing. Kadang di beberapa chapter, kita akan dibuat geregetan dengan tingkah ketiganya yang nggak "cak-cek" dalam menyikapi keadaan.

Selembar Daun Momiji ini karya Arizu Kazura; seorang penulis karya fiksi yang banyak menulis cerita dengan latar Jepang dan Korea. Buku terbitan Diva Press ini membawa angin segar bagi para pecinta cerita cinta dari kedua negara tersebut. Di samping mengajarkan tentang bagaimana merengkuh cinta yang dewasa, novel ini juga mengajarkan makna hidup yang tidak akan pernah kalian bayangkan sebelumnya.

5. On(c)e


Satu-satunya novel dengan genre Korea di rak buku saya; On(c)e. Novel karya Yuli Pritania dan Senselly ini memiliki dua sisi. Yang pertama adalah kisah Shin Hae-Kyung; seorang model yang pergi ke Italia karena permintaan terakhir kakaknya sebelum meninggal dunia. Dalam perjalanannya di tanah Eropa, ia bertemu dengan seorang pria bernama Dexter Rhone yang amat sangat berbakat dalam dunia kuliner. Kisah Hae-Kyung berkembang seiring banyaknya hal yang terkait dengan kematian kakaknya karena kecelakaan pesawat dan ujung-ujungnya adalah pada asmara. Cie elah.

Cerita kedua ditulis oleh Senselly. Menceritakan tentang hubungan rumah tangga Cha Kyung-Hwan dan Go Sae-Ryung yang menderita penyakit retrogade amnesia complex. Sae-Ryung kehilangan ingatannya lima tahun terakhir karena sebuah kecelakaan. Jadi pada dasarnya dua cerita di novel On(c)e ini mengangkat tema cinta yang kecelakaan. Atau mungkin bisa dibilang juga sebagai cinta yang dihiasi karena kecelakaan. Ya, gitu lah pokoknya. Hehehe. Ampun, tuan. Tolong jangan tampol saya. 

Membaca novel ini membuat otak saya agak demam karena saya benar-benar nggak bisa mengeja nama Korea. Susah banget. Kyung, Hwan, Tae, dan nama-nama semacamnya membuat saya cedal lagi. Salut lah buat para fangirl Korea-an yang maju tak gentar, mundur tak ganjel. Tapi bagi yang ingin menikmati cerita ala drama Korea dalam sebuah tulisan, novel ini benar-benar saya rekomendasikan. Mungkin karena saya sendiri nggak ngikutin drama Korea, makanya agak kurang nyambung pas baca. Nyebut namanya aja susah. Huhu.

--- [] ---

Jadi, segitu dulu. Semoga tulisan yang kurang ada faedahnya ini dapat menghibur kalian semua. Mungkin ada yang berpikir kalau tulisan ini kok kayak lisan banget. Ala-ala vlog. Iya, bener. Pas nulis rangkuman novel cinta ala-ala ini saya memang ditemani oleh vlognya Suhay Salim--beauty vlogger yang kelakuannya kocak banget sampai dibikin meme di mana-mana. Jadi entah karena efek Suhay atau efek baca novel cinta bertema Jepang dam Korea, yang jelas sekarang saya kelaparan dan nulisnya jadi beginian.

Someday we'll run into each other again, I know it. Maybe I'll be older and smarter and just plain better. If that happens, that's when I'll deserve you. But now, at this moment, you can't hook your boat to mine because I'm liable to sink us both. - Gabrielle Zevin (Memoirs of Teenage Amnesiac)

4 Comments

  1. Apakah tokoh Tae di novel terakhir nama panjangnya Tae Khu Chin?

    ReplyDelete
  2. Entah sejak kapan.................................

    Oh sejak kelas 2 SMA mungkin?

    Romansa antara onna dan otoko tak lagi menarik buatku melainkan otoko x otoko. SESAT INI MAH SESAAAAAAAAAAAAAATTTT. W(OAO)W

    ReplyDelete

Komentar diperbolehkan selama tidak menyinggung dan menyentil SARA, karena SARA sedang PMS.