Aksi manggung Gerard Way yang aduhai.

Yha, baik. Curcol akan dimulai.

Pagi ini harus menjadi pagi yang paling diingat dalam sejarah kehidupan seorang Mayang Dwinta. Mameeen, ai kesel banget, mameeen. Banyak hal rese yang terjadi selama penghujung fajar hingga matahari nongol sepenampolan. Beneran deh. Kalau ada hal yang paling bisa menggambarkan pagi hari ini, saya akan memilih dengan gambaran crayon anak TK yang bikin gunung kembar dengan jari kaki dan belepotan dan numpahin cat ke baju ibunya dan stik kuasnya menyenggol ulu hati sampai megap-megap ulululu tidak karuan. Masuk UGD.

PENGEN MAKAN ORANG AKUTUUU ~

Bangun pagi sebenernya biasa sih. Dengan ences-ences yang mbeleber ke kawah bantal berselimut pink, saya bangun sambil bersin-bersin dongo sebentar. Lalu ke kamar mandi di atas. Iya, bang. Kamar mandi kosan emang beda lantai sama kamar. Jadi kalau mau pipis tengah malam harus berjalan di bawah bintang-bintang. Kalau jiper ya mungkin ditemenin uka-uka. Soalnya kamar mandi emang posisinya terpisah dari kamar sih.

Bisa bayangin kan? Kalau nggak bisa ya udah. Diem aja. Baca.

*yang punya blog sedang mode galak maksimal*

Mau berangkat kerja dan ngampus kayak biasanya jam 9. Namun belum selesai bajuan habis mandi, listrik tiba-tiba pingsan tak sadarkan diri. Iya. Mati listrik. Pertamanya nggak ngeh ini pemadaman kayak biasanya atau emang njeglek alias putus arus karena dayanya nggak kuat. Kosan emang lenje-lenje gak jelas sih. Udah tahu penghuninya satu klub liga bola beserta cadangannya. Tapi dayanya masih rendah. Alhasil kalau masak nasi barengan lima orang aja nih, turun listriknya. Mati.

Terus ini tadi pertamanya nggak paham sih emang matinya kenapa. Biasanya ada yang berisik nanyain di grup kosan. Tapi tadi sama sekali nggak ada. Diem-diem bae. Eh, taunya malah pulsa listriknya abis belum dibeliin. Sering banget kejadian begini deh. Kalau nggak mati karena nggak kuat dayanya, ya mati karena pemadaman, atau habis pulsa. Bendahara yang bawa uang kosan kayaknya lagi nggak stay di kosan. Dan keselnya, anak-anak kosan emang pada ngaret bayarnya meskipun udah ditakut-takutin sama denda.

Nggak ngefek :(

Jadi tiap awal bulan gini pasti listriknya habis. Terus karena jumlah bayar listriknya lumayan besar, nggak ada yang mau nalangin. Baru deh kalau mati gini kelabakan iuran ke kamar si bendaharanya. Dulu sempat satu kali nalangin juga karena dianggap tetua di kosan. Tapi baliknya lama dan saya jadi nggak bisa beli thai tea di akhir bulan.

Selain karena listriknya abis dan belum lengkap iurannya, kosan juga menyumbang faktor yang bikin kita nggak ngeh dengan habisnya listrik. MCB dan meteran listrik yang buat masukin token adanya di dalam rumah bapak ibu kos di lantai satu. Kita nggak bisa akses ke dalam kecuali ngetok pintunya dan disuruh masuk. Atau biasanya emang yang masukin token ya bapak ibu kos sih. Kita forward kodenya habis beli di counter/indomaret. 

Ribet? Iya banget.

Beberapa kali saya protes supaya MCB dan meteran listrik ditaruh luar aja. Pasalnya, kalau mati malam-malam dan air nggak nyala, kita nggak bisa cebok kalau habis pipis. Kalau nunggu bapak ibu kos bangun tidur karena diketokin, selain ganggu, juga nggak efisien. Ya, kalau bangun. Kalau enggak? Masa mau nahan pipis sampai subuh? Batu ginjal yang ada.

Tapi protes tersebut sampai sekarang nggak pernah ditindaklanjuti. Huhu. Malah bapak kos bilang pipisnya cebok pakai air galon aja. Kesel nggak sih. Tiap protes sama beliau bawaannya mau kambuh aja vertigo aing. Gemes. Mau memberi jurus kuncian, tapi takut dipidana.

Terus, tadi akhirnya saya berpakaian seada-adanya dalam gelap dan berangkat. Berharap acara selanjutnya tidak makin merusak mood pagi yang indah dan bersahaja ini. Oke. Saya berjalan ke arah garasi motor. Jalan... Jalan... Jalan... Sampai di sana dan membuka pintu gerbang, ternyata semua unggas piaraan bapak kos lepas dari sekat yang memisahkan motor dengan tempat mereka. 

BENERAN NGAJAK BERANTEM.

Ayamnya udah buang kotoran di sepanjang jalan kenangan.

Bebeknya juga ciprat-cipratan lumpur genangan air hujan.

Burung daranya nemplok-nemplok di atas motor dan "bertelur" dengan leluasa.

AYO, SINI KLEAN MAJU ATU-ATU GUE SEMBELIH!

Mau nangis yawlaaa.

Motor baru kinclong karena dimandiin beberapa waktu lalu, lagi-lagi harus dibersihkan pakai tisu basah lagi dan lagi. Udah habis banyak trashbag buat nutupin joknya dan tisu basah buat bersihin kotorannya. Bapak kos juga cuek-cuek aja. Udah dari kapan lalu saya bawel dan spam foto serta lokasi garasi yang merger sama kandang unggas kesayangannya itu. Bilangnya ditindaklanjuti. Apaan. Sampai sekarang masih kotor-kotor aja. 

BELIAU SEBENARNYA MANUSIA ATAU ARCA SIH?

Mood makin ancur-ancuran aja jadinya karena kesel. Padahal saya sebenernya orang yang bodoamat sama keadaan. Tiap ada protes ke beliau dan tidak ditanggapi, saya masih diam. Tapi ini keterlaluan banget. Dan ternyata, banyak teman kos yang sudah protes dan juga tidak ditanggapi. Oke, maka saya harus melancarkan jurus terakhir. Spam pesan. Saya memborbardir beliau dengan pesan protes yang panjang kali lebar kali tinggi. Nggak tahu nanti balasannya apa. Kalau diusir ya udah hamdalah. Tapi sisa uang kosan mau saya minta deh. Ehe.

*gamau rugi, yaiyalah, mahal anju*

Udah segitu aja curhatnya.

Karena makin-makin keselnya, maka kali ini saya harus mendengarkan musik keras-keras yang jadul. Lagu-lagu My Chemical Romance akan menjadi teman saya seharian ini untuk mengusir suntuk yang disebabkan oleh bapak ibu kos dan kosan itu sendiri. Oh, kalau kalian juga lagi nggak mood banget-banget, beberapa lagu My Chemical Romance yang ini memang cocok banget untuk menjadi obat clinical clearance biar mood bisa uprising lagi. Listen on!

--- [] ---

1.
DEMOLITION LOVERS
(1st Album: I BROUGHT YOU MY BULLETS, YOU BROUGHT ME YOUR LOVE)


2.
HONEY, THIS MIRROR ISN'T BIG ENOUGH FOR THE TWO OF US
(1st Album: I BROUGHT YOU MY BULLETS, YOU BROUGHT ME YOUR LOVE)


3.
HELENA
(2nd Album: THREE CHEERS FOR SWEET REVENGE)


4.
THE GHOST OF YOU
(2nd Album: THREE CHEERS FOR SWEET REVENGE)


5.
I'M NOT OKAY
(2nd Album: THREE CHEERS FOR SWEET REVENGE)


6.
THIS IS HOW I DISAPPEAR
(3rd Album: THE BLACK PARADE)


7.
THE SHARPEST LIVES
(3rd Album: THE BLACK PARADE)


8.
FAMOUS LAST WORDS
(3rd Album: THE BLACK PARADE)


9.
CANCER
(3rd Album: THE BLACK PARADE)


10.
DISENCHANTED
(3rd Album: THE BLACK PARADE)


11.
WELCOME TO THE BLACK PARADE
(3rd Album: THE BLACK PARADE)


12.
I DON'T LOVE YOU
(3rd Album: THE BLACK PARADE)


13.
TEENAGERS
(3rd Album: THE BLACK PARADE)


14.
THE ONLY HOPE FOR ME IS YOU
(4th Album: DANGER DAYS THE TRUE LIVES OF FABULOUS KILLJOYS)


15.
THE KIDS FROM YESTERDAY
(4th Album: DANGER DAYS THE TRUE LIVES OF FABULOUS KILLJOYS)







Pictures are taken from:
https://www.posters.cz/plakaty/my-chemical-romance-live-v17211

4 Comments

  1. Jadi gimana rasanya pernah dianggap jadi tetua kosan? :p

    Hahaha. Rusuh banget sih itu jadi satu sama kandang unggas. Udah lah pindah kosan ajaa. *kompor

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rasanya bagai meluncur dengan paus akrobatis ke rasi bintang paliiing maniiis. Ah, nggak ding, banyak nggak enaknya. Salah satunya ya diumpankan ke bapak kosan kalau kosan lagi kacau. Wkwk.

      INI EMANG LAGI NYARI KOSAN BUAT PINDAH KOK, DI X)

      Delete

Komentar diperbolehkan selama tidak menyinggung dan menyentil SARA, karena SARA sedang PMS.