Cerita-cerita Timur.

Penulis: Marguerite Yourcenar
Judul: Cerita-cerita Timur
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia
Tahun Terbit: 1999
Bahasa: Bahasa Indonesia (terjemahan)
Jumlah Halaman: 133 halaman

--- [] ---

Berbicara tentang dongeng dan legenda, hampir setiap negara memiliki dongeng dan legenda versi mereka masing-masing. Juga tema masing-masing. Salah satu tema dongeng dan legenda yang paling mahsyur di dunia adalah tentang cinta. China punya Sampek Engtay. Arab punya Layla Majnun. Lalu siapa yang tidak tahu cerita tentang Romeo dan Juliet?

Di Indonesia sendiri, legenda yang mengandung tema cinta diusung oleh cerita dari Yogyakarta. Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang. Semua orang pasti tahu cerita asal mula kompleks Candi Prambanan yang luas itu. Iya. Tanpa sadar memang kita dekat sekali dengan jenis tulisan berupa legenda dan dongeng.

Jauh sebelum adanya teenlit, young adult, dan sekawannya, legenda dan dongeng sudah lebih dulu ada dan berkembang di berbagai daerah dan negara. Marguerite Yourcenar adalahs alah satu nama penulis dongeng yang semua ceritanya berkiblat di sekitar Asia ke timur. Pernah berkelana hingga ke Yunani, Marguerite Yourcenar atau yang lebih sering disebut MY; sesuai inisial namanya, memilih tema cerita dari timur karena ia sangat mengagumi budaya dan adat di Asia. 

Salah satu dongengnya yang menceritakan tentang bagaimana seorang pelukis China diselamatkan oleh muridnya sendiri cukup membuat merinding dan membawa kita pada bayang-bayang hidup di tengah tekanan kerajaan. Semua hal yang dilakukan oleh rakyat harus disetujui oleh raja. Bila tidak, hukuman pancung dan gantung siap menghampiri. MY menceritakan bagaimana hidup di zaman kerajaan China dan betapa susahnya menjadi pekerja seni.

Sebenarnya dongeng ini masih relevan dengan kehidupan sekarang. Menjadi pekerja seni dan sastra yang murni, sama saja seperti beradu nasib di atas roda pedati. Sekalinya dapat obyekan melukis atau menulis yang banyak, pelukis dan penulis gitu bisa berkecukupan. Namun saat tidak ada pesanan, susahnya minta ampun. Mau makan aja hemat-hemat. Belum lagi kalau ketemu customer ngeselin yang selalu meminta harga teman.

Harga teman harga teman ndiasmuh.

Jika menyukai cerita dengan tema kolosal dan oriental, saya rasa buku MY yang berjudul Cerita-cerita Timur ini tidak boleh sampai dilewatkan. Dengan halaman berjumlah 120an, MY berhasil menuturkan dongeng yang manis dengan majas-majas puitisnya. Kadang sedikit metafora dan terlalu pusing untuk dipahami, tapi begitulah gaya bahasa MY. 

Untuk kalangan pencinta senja dan pecandu kopi, buku ini cocok sih menurut saya. Tapi kalau dibacakan sebelum tidur kepada anak-anak, jangan sampai deh. Bisa-bisa anaknya nggak jadi tidur dan malah bermimpi buruk.

Tuhan tidak hanya melukis pemandangan, tapi juga tragedi. - MY (1999: 12)

0 Comments