Kiat Tampil Cantik dan Hidup Sehat Ala Thanos di Avengers: Infinity War Part 1

Part 1.

Hai. Udah pada nonton Avengers: Infinity War Part 1 belum?

Avengers: Infinity War Part 1 merupakan film produksi Marvel yang dibuat berdasarkan komik dengan judul dan alur cerita yang sama. Tapi, sekali lagi, kalau kamu mau mendapatkan sensasi dag-dig-dug-darnya, nggak bisa hanya lewat komik. Harus nonton filmnya.

Ngomongin soal Marvel Cinematic Universe (MCU), jelas nggak bisa lepas dari tokoh-tokoh superheronya yang warbyasah itu. Sejak mengenal internet di bangku SMP dulu, saya terus mengikuti komik Marvel via website gratisan. Pokoknya tiap pulang sekolah dan saya mampir warnet, biasanya saya mengakses portal komik Marvel, DC, dan Manga. Kadang juga portal komik edukasi Jepang.

*karena harga komik cetaknya mahal, bang*

Untuk jajan komik Doraemon sama Conan aja harus hemat uang saku selama berhari-hari dan berminggu-minggu (kadang juga berbulan-bulan). Apalagi komik Marvel sama DC. Bisa bangkrut dan ngences karena nggak beli cilok depan sekolah yang legendaris itu.

Cilok mas wawan >>> Komik cetak

Lalu saat pertama kalinya tokoh superhero Marvel diangkat menjadi sebuah franchise film, Spider-Man, saya langsung nggak sabar untuk menonton filmnya…

…di televisi.

Saat itu saya tahu bahwa Spider-Man jadul yang masih diperankan oleh Mas Tobey itu sudah tayang di bioskop. Kalau nggak salah saya baru ngikutin komiknya saat SMP kelas 2 (tahun 2007). Itu kan Spider-Man 1 dan 2 sudah ada dan tiap liburan biasanya ditayangkan di salah satu televisi swasta. Spider-Man versi lawas itu sungguhlah nggak ada matinya. Meskipun saya akui bahwa pemeran tokoh superhero Spider-Man yang paling ganteng adalah Andrew Garfield.

Karena kegantengan Andrew Garfield nggak ada saingannya. Camkan ini.

Setelah itu muncullah Iron Man, Captain America, Hulk, Thor, dan kawan-kawannya. Lebih lagi, semua superhero tersebut digabungkan dalam sebuah kelompok arisan multiguna yang diberi nama Avengers. Kelompok superhero pemberantas kejahatan dunia. Dari awal kemunculan Avengers, saya udah langsung suka. Superhero Marvel kalau sendirian kan udah keren ya. Apalagi kalau bertempur bersama. Beh… Lalat aja mungkin cium tangan kalau mau lewat.

Franchise Avengers ini terus mendunia dan meracuni banyak umat manusia. Ditambah lagi dengan kemunculan Guardians of The Galaxy. Udah tambah keren aja produk-produk superhero Marvel.

Meskipun begitu, villain maupun supervillain dalam film-film Marvel nggak pernah ampas. Semua seimbang. Bahkan beberapa tokoh villain-nya mau dibuatkan spin-off tersendiri.

Gokil kan?

Dan tahun 2018 ini merupakan tahun yang menggemparkan untuk para pecinta film Marvel. Nggak tanggung-tanggung, baru sepertiga tahun 2018 berjalan, Marvel menghasilkan dua film spektakuler yaitu Black Panther dan Avengers: Infinity War Part 1.

What a great move!
Thanos demands your silence.

Jadi kali ini, saya mau membahas tentang Avengers: Infinity War Part 1 yang minggu lalu saya tonton. Sekadar informasi, tulisan ini dapat menyebabkan indikasi rasa kesal yang berlebihan. Meskipun nggak akan membatalkan keinginan untuk menonton (bagi yang belum menonton), tapi tulisan ini mungkin akan menguatkan keinginan pembaca untuk menampol pemilik blog.

--- [] ---

Di suatu galaksi tanpa nama, hiduplah seonggok makhluk raksasa yang memiliki warna kulit seperti terong. Bentuknya sih bukan seperti terong, tapi dia hobi makan terong dicabein sampai level seratus karena makhluk raksasa ini berkelamin terong-terongan. Bukan cabe-cabean. Sebut saja ia dengan julukan Thanos. Karena yang thepos adalah pantat mantan kamu.

*padahal sendirinya juga sama teposnya*
Makin kinclong aja nih, bang? Apa rahasianya?

Thanos ini kesepian, gaes. Karenanya, ia berusaha menjelajahi galaksi untuk menemukan hidayah dan kiat-kiat untuk menggapai ketenangan hidup yang abadi meskipun tak punya istri. Mungkin saat berusia muda, Thanos ini tipe laki-laki yang nggak mau berkomitmen. Maunya kenalan-pakai-hempaskan. Sehingga saat tua, ia kesepian dan tetap menjadi bujangan.

Namun bukannya mendapat hidayah, Thanos justru mendapatkan banyak anak dari petualangannya menjelajah galaksi. Anak-anak Thanos diberi nama sebagai “The Black Order”. Kenapa harus black, saya juga nggak paham. Padahal warna kulit anak-anak Thanos nggak ada yang hitam. Kalau gosong dikit sih ada. Mungkin lupa dibalik saat proses pembuatan.
Squidward detected.

Dengan adanya anak-anak yang kuat dan patuh, Thanos pun memutuskan untuk berwirausaha. Pertama-tama, Thanos berjualan terong dan berkeliling dari planet ke planet. Anak-anaknya ikutan di belakang membawakan barang dagangan. Tapi usut punya usut, Thanos ini justru diejek oleh orang-orang.

“Paan nih? Terong kok jualan terong!”

Sakit hatilah si Thanos.

Padahal terong kan salah satu sayuran yang menyehatkan.

Karena dendam kesumat, akhirnya Thanos pun memutuskan untuk memutar haluan. Ia bukan mau mencari jalan damai untuk sesama dan mencari nafkah untuk anak-anaknya.Thanos ingin menguasai alam semesta.

*jeng jeng jeng*

Ia memulai invasinya ke planet-planet tetangga dengan membawa bendera bertuliskan “SLANK” “PROJECT TERONG”. Satu per satu koloni makhluk hidup ia taklukkan. Hingga sampailah ia pada keinginan untuk menguasai planet bumi. Planet di mana banyak superhero bertebaran.

Sesuai dengan cerita sebelumnya di film Avengers dan Avengers: Age of Ultron, Thanos telah mengutus anak buahnya untuk menjajah bumi. Thanos bahkan berusaha memecah belah kelompok superhero tersebut dengan taktik devide et impera di film Captain America: Civil War. Tapi sayangnya, anak buah Thanos tidak pernah mulus dalam menjalankan misi. Karena yang mulus hanyalah pantat hamster.
Pantat yang berharga.

Karena geram, Thanos pun memutuskan untuk menghancurkan Avengers dengan terongnya tangannya sendiri. Namun ia harus mengumpulkan keenam bola naga dari seluruh penjuru galaksi untuk membuat rencananya lancar dan tanpa cela. Bola naga ini masing-masing memiliki spesifikasi sendiri-sendiri untuk membantunya memenangkan perang dengan Avengers. Boleh dikata, bola naga incaran Thanos ini mengandung jin yang bisa mengabulkan permintaannya. Permintaannya bisa seputar waktu, ruang, kenyataan, kejiwaan, kecerdasan, dan kekuatan.

Jika Thanos berhasil mengumpulkan keenam bola naga tersebut, dijamin segala urusan dunia akan lancar. Sekali jentik, enam jin keluar untuk mengabulkan segala permintaannya. Mantap jiwa!
Larisin, bang, bola naganya ~

Lalu, berhasilkah Thanos mengumpulkan semua bola naga tersebut? Berhasilkah Thanos mengalahkan klub arisan Avengers yang ada di planet bumi? Dan berhasilkah Thanos menguasai alam semesta dengan kampanye hidup sehatnya melalui konsumsi terong setiap hari?

Saksikan keutuhan filmnya di bioskop-bioskop terdekat.

PS: Mending nonton weekdays karena kalau weekend harga naik.

--- [] ---

Menurut saya, film Avengers: Infinity War Part 1 ini layak mendapatkan semua nominasi ajang penghargaan perfilman di tahun 2018. Ceritanya bagus dan tepat sasaran, sinematografinya oke punya, efek suaranya tak terkira bagusnya, dan satu lagi, semua karakternya terasa “dihidupkan” oleh Russo Brothers dan Stan Lee tanpa kurang suatu apapun. Pas. Nggak lebih. Nggak kurang.

Kalau boleh ngasih pendapat secara urut dan satu per satu, saya mau menuliskan komentar untuk masing-masing karakter di film Avengers: Infinity War Part 1 ini.

1. Captain America (Steve Rogers)

Di film ini dia ganteng banget lengkap dengan jambang dan brewoknya. Mungkin bentar lagi Chris Evans ini bakal diendorse Wak Doyok. Penampilan doi di film ini benar-benar membuat ciwi-ciwi rela diobok-obok...

...hatinya. 

2. Iron Man (Tony Stark)

Tony Stark mengalami patah hati terbesarnya di film ini. Bukan. Bukan karena diputusin H-1 ulang tahunnya. Tapi karena ponsel jadulnya yang tipe flip hilang entah ke mana.

3. Black Widow (Natasha Romanoff)

Kembaran saya gaya rambutnya ganti di sini. Makin cantik. Nggak tahu kenapa ya, entah sugesti entah bukan, Scarlett Johansson ini makin tua malah makin anu aja. Bikin laki-laki meleleh dibuatnya.

4. Thor

Thor rambutnya pendek dan matanya ilang satu. Membuat gadis-gadis seisi bioskop menggelinjang sewaktu saya nonton. Ada yang sampai teriak histeris, "Marry me, Thor!" padahal sedang nonton sama pacarnya.

5. Hulk (Bruce Banner)

MAN OF THE MATCH DI FILM AVENGERS: INFINITY WAR PART 1.

6. Spider-Man (Peter Parker)

Jayus kayak biasanya. Makin menggemaskan. Makin innocent. Tapi tetap yang tidak berubah dari Peter Parker adalah bibirnya yang hilang kalau sedang diam. Gamparable dan towelable abis.

7. Dr. Strange (Stephen Strange)

Ganteng kayak biasanya. Kharismanya nggak perlu diragukan lagi. Etapi Dr. Strange di sini memiliki lawan seimbang yang lumayan mengerikan dan membuatnya kewalahan. Sebut saja Squidward.

8. Black Panther (King T’Challa)

Waktu pertama kali saya nonton, saya nggak pernah berpikir kalau aset T’Challa terlihat besar. Tapi karena tulisan mesum di blog sebelah, saya jadi mantengin potongan scene-nya semalaman. Seharusnya nih, biar seragam dan menghilangkan kesenjangan aset, para anggota Avengers, Guardians of The Galaxy, dan prajurit Wakanda mestinya nyetak kaos bersablon tulisan "ANTI THANOS THANOS CLUB". Jadi nggak ada tuh ceritanya bagian bawah T'Challa nonjol atau maju duluan.
Cek IG kita, sis. Dijual pembesar betis.

9. Scarlet Witch (Wanda)

Wanda cantik sih. Terus… Cantik. Sama suaranya itu loh berat-berat seksi dan serak-serak basah gitu deh. Pokoknya suka banget kalau Wanda lagi ngomong dan meyakinkan Vision sepanjang filmnya. Ehe.

*btw, saya tetap normal kok*

10. Vision

Merah.

11. Loki

Putih.

12. Nebula

Abu-abu.

13. Thanos

Ungu.

14. Gamora

Hijau.

15. Star Lord

Di langit yang biru.

16. Mantis

Suka sama karakter Mantis juga. Seperti di GOTG 1 maupun GOTG 2, Mantis ini jadi ice breaker di filmnya.

17. Drax

Gempal, jayus, dan suka ngemil. Meskipun badannya kekar dan ia memiliki niat untuk membalaskan dendam keluarganya, Drax ini tetap chibi-chibi dan mempunyai sisi yang lembut hati.

18. Groot

Gamers Moba Lejen non analog.

19. Rocket Raccoon

Menghilanglah dari kehidupanku ~

*eh, itu rocket rockers, gblk*

20. The Black Ordernya Thanos

Kokoh dan tak tertandingi macam semen Gresik. Kalau kata Mba Vindy di postingan terbarunya, kendaraan anak-anak Thanos ini adalah donat terbang. Okesip. 

--- [] ---

Jadi ya, kalau dibilang bahwa Avengers: Infinity War Part 1 ini adalah film terbaik sepanjang tahun 2018, boleh jadi. Bahkan bisa dikatakan bahwa film ini adalah salah satu film Marvel yang paling wow karena membuat penontonnya kecewa dan bahagia dalam sekali waktu. Depresi dan takjub sekaligus. Jatuh cinta dan patah hati di saat yang bersamaan. Marvel benar-benar keluar dari zona nyaman.

Meskipun begitu, jokesnya ada. Dramanya juga lumayan banget dan nggak terlalu gelap seperti drama di film DC. Pokoknya film ini wajib ditonton deh. Beneran. Harus. Jangan ditunda-tunda. Saya sendiri jadi nggak sabar nunggu part 2-nya yang dijadwalkan rilis tanggal 3 Mei 2019.

Menurut saya pribadi setelah nonton film ini, saya jadi teringat pada serial Power Rangers (aka Super Sentai). Di serial Power Rangers, musuh utama mereka Lord Zedd, mengutus anak buahnya dulu untuk menghancurkan kedamaian dunia. Namun anak buah Lord Zedd gagal satu per satu dan akhirnya ia sendiri yang turun tangan ke bumi untuk melawan Power Rangers. Sementara untuk versi Indonesia, ada Bima Satria Garuda. Rasputin, yang merupakan main villain Bima, mengutus anak buahnya untuk melawan Bima. Namun tidak ada yang berhasil. Semua kembali dengan keadaan babak belur. Akhirnya Rasputin juga turun ke bumi dan melawan Bima dengan tangannya sendiri.
Idola masa kanak-kanak.

Kurang lebih premisnya sama seperti Thanos di film ini. Pada film-film sebelumnya, Thanos selalu mendapatkan laporan kegagalan dari anak buahnya sehingga ia merasa geram. Maka di Avengers: Infinity War Part 1 ini, ia turun dari kayangan planet Titan untuk menuntaskan misinya.

--- [] ---

Ngomong-ngomong, untuk kalian yang udah nonton, scene mana yang paling ngena dan paling membekas dari film Avengers: Infinity War Part 1 ini?





Images are taken from:
http://legionofleia.com/2018/04/avengers-infinity-war-livestream/
https://www.forbes.com/forbes/welcome/?toURL=https://www.forbes.com/sites/curtissilver/2018/04/28/this-post-contains-spoilers-for-avengers-infinity-war/&refURL=https://www.google.co.id/&referrer=https://www.google.co.id/
Share on Google Plus

About Mayang Dwinta

A half happy go lucky girl and half human who tends to enjoy life in peace. A cat and seafood lover. A bookworm and music enthusiast. Currently working on Mars Project to escape from the planet earth. If you were aliens, maybe we could be bonding perfectly. Ciao!

28 Comments:

  1. Hm.
    *aku baru mau nonton mlem ini* XD

    ReplyDelete
  2. hmm...
    dari sepanjang tulisan cuman mau nanya ini,
    komik edukasi jepang itu yang kayak hentai gitu ya maksudnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah bukan. Uzi mah pikirannya ke situ terus. Suuzon :(

      Delete
  3. Nggak usah muji-muji Wanda alias Elizabeth Olsen. Itu biar jadi tugas saya saja~ :3

    Belum sempet-sempet nonton saya. Males juga masih padat kalau sekarang. Mungkin nanti Senin biar murah. Hahahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang nonton weekdays > nonton weekend, Yogs.

      Delete
  4. ...Mh
    Keren y ada yang nyempil di pantat hamster
    Itu apaan y yng nyempil2?

    ReplyDelete
  5. I...ini apa? Hahahhaa kalo gue pas thor mau bikin palu baru. Pas anak GOTG malah ngikut dia daripada star lord. Muahahaha. :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah ada yang komen bener. Iya itu lucu sih, Di. Apalagi waktu Star Lord dibandingin sama Thor.

      Delete

Komentar diperbolehkan selama tidak menyinggung dan menyentil SARA, karena SARA sedang PMS.