Visualisasi The Raven.

Judul: The Raven
Penulis: Edgar Allan Poe
Penerbit: Naura Books Publishing
Tahun Terbit: 2017
Jumlah Halaman: 228 halaman
Bahasa: Indonesia (terjemahan)

--- [] ---

Kalau kemarin saya sudah sempat membahas The Black Cat di postingan berikut, kali ini saya akan mengulas The Raven yang merupakan karya Edgar Allan Poe.

Yep. The Raven ini merupakan salah satu buku yang saya beli di event Harbolnas Gramedia tahun lalu. Setelah ditunggu lama, akhirnya datang juga. *fyuh*
Cover The Raven.

Pertama-tama, saya ingin menyentil sedikit tentang pemilihan judul antologi yang dilakukan oleh Naura Books Publishing. Gokil. Mereka mengangkat dua karya Poe yang paling otentik dan seram. The Black Cat merupakan representasi cerita pendek dengan tema dark dan horor. Sementara The Raven merupakan perwakilan puisi Poe yang gloomy dan desperate. 

Kalau dipikir-pikir, keduanya merupakan jenis hewan sakral. Atau dapat pula dikatakan bahwa keduanya merupakan hewan yang “gelap”. Bukan gelap secara warna bulu saja, tapi juga kesan yang dibawanya. Dua visualisasi yang cukup tepat dan akurat untuk menggambarkan cerita dan puisi Edgar Allan Poe yang kebanyakan juga bertema demikian.

--- [] ---

The Raven terdiri dari 13 cerita dan puisi yang dirangkum menjadi satu. Tidak sama seperti The Black Cat yang menyisipkan dua jenis cerita - horor dan detektif - The Raven ini mencampurkan cerpen dan puisinya dalam susunan acak. Dan kebanyakan cerita yang ada di dalamnya memang horor.

Cerita pertama yang paling saya sukai dari The Raven ini adalah Hop-Frog. Tentang seorang pelawak istana bernama Hop-Frog dan gadis kecil bernama Tripetta yang menjadi bulan-bulanan raja tiran. Karena mereka tidak tahan, akhirnya keduanya merencanakan aksi balas dendam pada sang raja dan ketujuh menterinya dengan cara yang luar biasa sadis. 

Cerita kedua yang saya sukai adalah Percakapan dengan Mumi. Saya buta forensik. Dan cerpen Poe yang ini mampu menyajikan kisah dalam dunia forensik dengan cara yang unik dan lucu. Menurut saya, ini bukan kisah horor sih. Namun karena ada beberapa paragraf yang menceritakan tentang kronologi pembuatan mumi, saya jadi merasa kalau cerpen ini sedikit creepy. Eh, bukan sedikit. Banyak malah. Apalagi Poe kalau bercerita kan detail banget. Proses mengeluarkan organ dalam dari tubuh manusia calon mumi diceritakan tanpa filter dan apa adanya. Bagi orang yang anti cerita suspense, mungkin cerpen berjudul Percakapan dengan Mumi ini dapat membuat sistem pencernaan berhenti bekerja. 

Sementara The Raven, puisi yang juga menjadi judul dari antologi buku ini, menceritakan tentang seekor gagak yang menemui seorang manusia. Manusia yang putus asa dengan kehidupan. Puisinya… Suram. Benar-benar suram. Di bagian akhir puisi, saya masih kurang paham. Apakah manusia tersebut akhirnya bunuh diri atau mengusir sang gagak pergi. Semua dibuat menggantung oleh Poe.

Dengan halaman yang relatif lebih sedikit, The Raven menyajikan kumpulan cerita yang lebih pendek daripada The Black Cat. Tepat jika dibaca untuk menemani malam Jumat yang singkat.

--- [] ---

Jika hari Kamis malam Jumat minggu lalu, kalian sudah ditemani oleh The Black Cat, maka kali ini The Raven akan menjadi teman bacaan yang mampu mengguncang mimpi kalian. I dare you.





Pictures are taken from:
https://www.youtube.com/watch?v=5aV1sQFgSrw
https://www.gramedia.com/products/the-raven

8 Comments

  1. Kayaknya aku nggak bakal mau baca deh kl menceritakan tentang mengularkan organ dalam dari tubuh manusia tanpa sensor.. Aku nggak bakal bisa nelen makanan mesti kebayang trs dan berimajinasi nggak henti2.. Hhh

    ReplyDelete
  2. Saya habis baca The Raven jadi ingin melihara ayam warna-warni.

    ReplyDelete
  3. Cerita hop-frog nya itu seperti saya bakalan suka. O_o cerita ttg balas dendam itu menarik, tak peduli akhirnya berhasil atau justru malah membuat diri mati. yg jelas, ditambah cerita kematian yang beraura kesedihan kehilangan dalam puisi the ravennya...

    *masukin list dulu*

    ReplyDelete
  4. Mbak seru jg bacaannya tapi aku lebih seneng nonton filmnya aja klo ada. 😁

    ReplyDelete

Komentar diperbolehkan selama tidak menyinggung dan menyentil SARA, karena SARA sedang PMS.