Katanya, belum sah jadi otaku kalau kita belum mendengarkan lagu-lagu One OK Rock. Katanya. Ada beberapa orang di portal anime dan beberapa media sosial yang pernah berkata demikian.

Padahal…

One OK Rock adalah band yang universal. Kalian nggak perlu suka sama Samurai X, salah satu anime yang menggunakan lagu One OK Rock sebagai musik pengantar, untuk menjadi bagian dari fandom. Nggak perlu. Kalian hanya perlu diam dan meresapi setiap lagu yang dibawakan oleh Taka dan kawan-kawan.

Karena…

Setiap lagu OOR selalu pecah dan mampu membuat mood yang suram kembali cerah ceria. Seperti saat mendengar kabar tentang adanya diskonan buku di Gramedia. 
Dari kiri ke kanan: Tomoya, Ryota, Taka, Toru.

Saya sendiri pertama kali mengenal OOR adalah saat berusia 17 tahun. Lagi-lagi, kakak yang mengenalkannya. Namun OOR bukanlah band Jepang pertama yang saya kenal. 

Saya lebih dulu menyukai L’Arc~en~Ciel. Band legendaris yang sudah berumur puluhan tahun. Yang vokalisnya nggak pernah menua sama sekali. Yang lagu andalan pertamanya berjudul Blurry Eyes. Yang merupakan band favorit dengan Dwi, teman sekosan. Yang merupakan band kegemaran dengan mantan, di jaman SMA. Band yang paling-paling pertama saya dengarkan. Kadang disebut Laruku, supaya lebih gampang. Dan setelahnya, ada band-band semacam Versailles, The Gazzete, Asian Kung Fu Generation, dan masih banyak lagi. Ya emang dasarnya saya suka semua hal tentang Jepang sih.

Singkat kata, One OK Rock bukanlah cinta pertama saya. 

Tapi saat pertama kali mendengar lagunya yang berjudul Jibun Rock dari kakak, saya langsung otomatis jatuh cinta tanpa diminta! Rasanya seperti, “Bangkai ini lagu apaan kok keren banget anjir!”

Gitu.

Semenjak itu, saya fiks masuk ke dalam fandom One OK Rock. Tidak seperti fans kebanyakan yang suka pada salah satu membernya saja, saya menyukai keempat personilnya dengan sama rata! Masing-masing 25%. Kalau disuruh memilih untuk jadi pacar, saya pasti bakal memilih keempatnya sekaligus! Serius!

*itu pun kalau salah satu dari mereka ada yang mau*

Taka. Dengan suaranya yang begitu sensasional mampu membuat hati saya terseok-seok karena kagum dan terbawa suasana. Suaranya entah kenapa bisa variatif. Kadang bariton. Kadang ngebass. Kadang pop banget. Kadang screaming dan teriak-teriak. Kalau sedang bernyanyi lagu rock, Taka bisa seperti orang kesurupan yang hiperaktif. Kalau nyanyi kalem, Taka bisa membuat kokoro meledak dan berhamburan. Brengsek memang Taka ini.
Taka si cinta dan sayangku padamu, bang ~

Tomoya. Kemampuan menabuh drumnya sudah tidak perlu diragukan lagi. PROFESIONAL TINGKAT SEMESTA INI MAH! Selain drum, Tomoya yang selalu kibas-kibas poni saat konser ini juga jago memukul alat musik lain seperti bellyra dan perkusi. Paket lengkap pokoknya!
Tomoya imut banget sih posenya ~

Toru. Gitaris yang tangannya amat sangat ajaib. Mampu memainkan kunci C sampai kunci C minor kuadrat. Kalau kalian udah pernah nonton studio jam session-nya, pasti bengong abis karena jarinya Toru brutal banget saat memetik gitar. Dia pasti jago fingering!
Toru sedang petakilan.

Ryota. Bassist One OK Rock yang baru melepas masa lajang dengan adik Avril Lavigne ini kalau main bass nggak ketulungan kerennya. Satu, dia selalu main dengan kemampuan penta kill yang membuat semua lagu One OK Rock terasa “berat” dan “badass”. Dua, Ryota kalau manggung nggak pernah pakai atasan. Topless, sodara-sodara. Gimana cewek-cewek yang nonton nggak kegirangan dapat service gratisan?
Awas masuk angin ya, Mas Ryota.

Tapi bukan. Bukan itu yang membuat saya jatuh cinta setengah mampus pada One OK Rock.

Kalau kata salah satu teman Kaskus, ini masalah musikalisasi, brother. Musikalisasi.

Sebenarnya saya nggak percaya diri sih kalau bahas segi musik dan bla-bla-blanya. Duh. Saya ini siapa. Nyanyi sekali di depan publik aja disabotase. Karaokean selalu pegang krincingan dan jadi tim hore. Main gitar cuma bisa kunci C. 

Kalau urusan musik, saya cupu abis. Hanya bisa jadi penikmat manis. Dan hanya bisa main keyboard serta piano tipis-tipis. Jadi kali ini, saya ingin sedikit membahas One OK Rock dari segi kualitas musiknya menurut kesotoyan saya. Yuhu ~

--- [] ---

One OK Rock merupakan band yang yang dibentuk tahun 2005. Udah lama banget. Kalau dihitung dengan seksama, band ini udah berumur sekitar 13 tahun. Angka sakral nih 13. Genre-nya sendiri macam-macam. Jika kalian termasuk yang mengikuti perkembangan One OK Rock sejak album pertama, kalian pasti tahu kalau lagunya mengusung banyak tema. Kadang pop-punk. Kadang alternative-rock. Kadang post-hardcore. Kadang emo. Multi genre banget kan, bosque ~

Di album yang terakhir, Ambitions, One OK Rock bahkan mencoba menyisipkan lagu dengan genre pop-rock yang berjudul American Girl. Meskipun lagu ini banyak dikritik oleh fans puritan One OK Rock, American Girl berhasil meraih banyak perhatian dari penggemar Amerika.

Sebenarnya nggak ada yang salah dengan gonta-ganti genre. Namanya juga musisi, yakan? Kalau gonta-ganti mobil dan pasangan, baru namanya selebriti.

Balik ke One OK Rock.

Di album pertama yang bertajuk Zeitakubyo (2007), One OK Rock menghasilkan 11 lagu yang semuanya bergenre punk-rock. Kalau di Indonesia, genre ini dulu diusung oleh Edane di masanya. Bass-nya kencang, drum-nya berat, dan gitarnya full melody serta rhythm. 

Ngomong-ngomong, saya nggak paham chord-nya. Jadi nggak perlu dibahas lah ya. Pokoknya punk-rock tuh yang iramanya jeduk-jeduk dan nging-nging gitu. Mirip suara komandan upacara. 

Salah satu lagu yang booming di album ini adalah Yume Yume. Liriknya ditulis oleh Taka dan Toru. Lagu ini menceritakan tentang mimpi dan harapan seseorang dalam meraih masa depan. Suara Taka disini lembut-lembut bergairah macam whipped cream kocok. Apalagi waktu masuk reff. Serak-serak basah. Suaranya Taka yang serak. Saya yang basah. Berat, bang!


(One OK Rock - Yume Yume)

Lalu di tahun berikutnya, 2008, One OK Rock merilis dua album sekaligus. DUA ALBUM. Nggak kebayang betapa getolnya mereka nginap di studio untuk rekaman. Belum tentu ada band yang seantusias ini bikin 20 lagu dalam setahun. Gokil kan?

Album kedua berjudul Beam of Light (2008). Bulan Mei tahun 2008. Album ini berisi 8 lagu yang masih membawa genre punk-rock dan grunge. Jangan ditanya grunge itu genre apa. Saya bukan Google. Mungkin karena lagu di album ini menggerung-gerung, jadi genre-nya grunge. Mungkiiin. 

Salah satu lagu yang cukup pecah di pasaran adalah Hitsuzen Maker. Lagu ini diciptakan dan diaransemen oleh Taka. Bagus. Dari awal lagu, kita akan diajak menikmati alunan gitar Toru yang meliuk-liuk ala musik punk gitu lah. Reff di lagu ini lebih manusiawi dan nggak bikin basah. Jadi, aman didengarkan oleh ibu-ibu muda yang sedang menunda kehamilan.


(One OK Rock - Hitsuzen Maker)

Kanjo Effect (2008). Adalah album ketiga One OK Rock yang dirilis bulan November tahun 2008. Hanya selisih 5 bulan dari album kedua. Di album ketiga ini banyak sekali lagu-lagu yang bagus banget. Parah. Kalau sedang ingin headbang, kalian bisa mendengarkan Koi No Aibou Kokoro No Kupido. Dijamin kepala bisa lepas dari tempatnya.

Atau kalau mau yang medium, kalian bisa mendengarkan Doppelganger. Ini lagu unik banget. Liriknya klasik. Aransemennya menarik. Mengutip Bondan Winarno, lagu ini benar-benar “mak nyus”. Nggak nyambung memang. Tapi suka-suka saya lah. Blog saya ini.

Meloncat ke album keempat. Meluncur di tahun 2010. Niche Syndrome (2010). Selisih dua tahun dari dua album sebelumnya. Rehat dulu setelah maraton nulis lagu banyak. Di album ini, mereka mulai beralih ke genre alternative-rock dan post-hardcore. Aransemen semua lagunya makin matang. Makin rapat. Makin nikmat. Makin membuat jantung dan hati sekarat karena terlalu semangat. Nah, di album inilah saya mendengarkan lagu Jibun Rock yang luar biasa sialan bagusnya itu. Jadi, saya kenal One OK Rock lewat album keempat. Bukan pertama atau kedua.


(One OK Rock - Jibun Rock)

Iya. Saya telat. Tapi tidak ada kata terlambat untuk masuk fandom One OK Rock. Maka dari itu, saya menulis postingan ini. Supaya orang lain yang membaca juga teracuni dengan sempurna.

Karena One OK Rock dan ganja, nggak ada bedanya! 

Sama-sama nagih!

Beberapa lagu lain yang saya rekomendasikan juga dari album ini adalah Liar, Kanzen Kankaku Dreamer, dan Yes I Am. Nge-rock abis. KEREN BANGET SUMPAH KALIAN HARUS DENGERIN LAGU-LAGU INI!

Meskipun mayoritas lagu di album ini keras-keras, namun ada satu lagu selow yang nyempil berjudul Wherever You Are. Kalau orang awam yang bukan fans garda terdepan One OK Rock, pasti kenal lagu ini. Teman saya juga begini soalnya. Dia nggak tahu One OK Rock itu siapa. Nggak suka Jejepangan. Tapi kenal dan suka banget sama lagu Wherever You Are. Noob. Ehehe.

Lanjut ke album kelima. Zankyo Reference (2010). Ini album juga nggak kalah gokilnya dari album sebelumnya. Masih di genre yang sama. Alternative-rock dan post-hardcore. Zankyo Reference berisi 11 lagu yang dijamin bisa membuat eargasm karena bagus-bagus banget sumpah deh nggak bohong kalian harus dengerin nggak ngerti lagi saya. 

Kalau kalian sedang ingin motivasi, C.h.a.o.s.m.y.t.h adalah lagu yang paling paling paling saya rekomendasikan untuk didengarkan pertama dari album ini. Saya nggak paham mengapa di judulnya diberi spasi berupa titik-titik seperti itu, tapi lagunya dijamin nggak mengecewakan. KEREN PARAH!


(One OK Rock - C.h.a.o.s.m.y.t.h)

Saya dulu pernah dengerin lagu ini seminggu non stop saking sukanya. Nggak bosan. Ibu yang bosan. Kalau bukan karena omelan ibu, mungkin saya bisa bertahan mendengarkannya hingga setahun. 365 hari.

Lalu ada Mr. Gendai Speaker yang mewakili jati diri saya sebagai seorang introvert yang tidak introvert. Apalagi di bagian liriknya yang seperti ini.

Nobody can find me here. This is my secret place. No one knows. And no one will know. - Mr. Gendai Speaker, One OK Rock

Rasanya ingin lari ke hutan. Berteriak. Sambil memecahkan gelas biar ramai.

ANJIR INI LIRIKNYA GUA BANGET YAWLAAA!!!

Punya tempat persembunyian rahasia nun jauh disana di ujung dunia yang tidak akan diketahui orang selain kucing dan alien. My top notch ultimate wishlist!

Di tahun 2013, boleh jadi ini adalah tahun keemasan One OK Rock, mereka membuat album keenam yang berjudul JinseixBoku (2013). Ini adalah album yang paling pecah dan meledak di pasaran. Kayaknya saat perilisan, One OK Rock menyisipkan TNT di dalamnya. Mereka mendapatkan world recognition. Penghargaan banyak banget. Fans membludak. Penjualan album yang di atas rata-rata. Intinya, One OK Rock terkenal banget seantero jagad raya karena album ini.

Ya gimana, lagunya juga ultra ena-ena sih. Ada 13 lagu yang ditulis di album ini dan semuanya bagus nggak ketulungan. Dan ada juga beberapa alasan yang mendasari kesuksesan album ini. Satu, One OK Rock mulai membuat video klip yang profesional di album ini. Coba cek The Beginning. Lagu yang jadi original soundtrack-nya Samurai X. 

The Beginning menjadi lagu pembuka live action-nya Ruroni Kenshin. Dan lagu ini juga menjadi gerbang yang menjadi jalan One OK Rock untuk go international. Aransemennya yang luar biasa rapat dan cepat, membuat lagu ini menjadi salah satu lagu One OK Rock terbaik sepanjang masa. Liriknya juga bagus dan flowing banget. Beberapa frase “stand up, stand up” dan “wake up, wake up” yang diulang-ulang, membuat The Beginning terasa menghentak dan menjadi candu tiap pagi hari. Belum lengkap memulai hari kalau belum mendengarkan lagu ini. Sama seperti judulnya. The Beginning. Of the day. Mantap.


(One OK Rock - The Beginning)

Kemudian ada album ketujuh. 35xxxv (2015) yang menjadi debut internasional pertama One OK Rock. Nggak tanggung-tanggung, Taka bahkan mengajak Kellin Quinn dari Sleeping with Sirens pada lagu Paper Planes. Lagu ini juga keren dan easy listening banget. Dari pertama mendengarkan, pasti langsung jatuh cinta. Apalagi suara Taka dan Kellin bonding banget disini. Saling melengkapi.

Album 35xxxv sendiri dibagi menjadi 2 babak. Yang pertama, album regular, berisi 13 lagu. Diantaranya adalah 3xvvv5, Take Me to The Top, Cry Out, Suddenly, Mighty Long Fall, Heartache, Memories, Decision, Paper Planes, Good Goodbye, One by One, Stuck in The Middle, dan Fight The Night. Sedangkan album extended-nya, disebut album deluxe, berisi 2 lagu tambahan yang berjudul The Way Back dan Last Dance.


(One OK Rock - The Way Back)

Kalau disuruh milih, saya nggak bisa. Semua lagu di album ini bagus-bagus banget. Tambahan, semua lagunya mewakili perasaan saya pada mood tertentu. Saat saya sedang galau tingkat kecamatan, lagu Heartache menemani saya sembari makan semangkuk Indomie kuah rasa yang pernah ada. Saat saya sedang semangat, saya mendengarkan Mighty Long Fall karena lagunya menguarkan semangat yang menjadi-jadi. Sementara saat saya ingin teriak-teriak, saya akan memilih Memories, Cry Out, dan The Way Back. Trust me, it works.


(One OK Rock - Heartache)

Belum berhenti sampai disitu, One OK Rock bahkan merambah pasar musik Amerika dengan masuk ke mayor label favorit saya. Fueled by Ramen. Label musik yang menaungi band-band favorit saya yang lain seperti Paramore dan Panic! At The Disco. GOKIL KAN?

Di label ini, One OK Rock kembali merilis album bertajuk Ambitions (2017). Dibagi menjadi dua versi lagi. Yang pertama adalah Japanese version. Yang kedua adalah International version. Dari pembagiannya aja udah kelihatan kan kalau yang Japanese version pasti berisi lagu-lagu dengan lirik romaji Jepang. Sementara yang versi internasional, berisi full lagu dengan lirik berbahasa Inggris.

Favorit saya di album ini jatuh pada lagu Taking Off, I Was King, Listen (featuring Avril Lavigne), We Are, Hard to Love, dan One Way Ticket.

Terutama yang Taking Off sih. Bagus banget ini. Nggak yang versi original, nggak yang versi studio jam session, semuanya bagus banget parah!


(One OK Rock - Taking Off)

--- [] ---

One OK Rock sendiri telah menggelar tour internasional di Amerika, Eropa, dan Asia. Sayangnya di Indonesia nggak ada. Adanya Singapura. Sebagai negara terdekat. Entah mengapa mereka tidak mengadakan konser di Jakarta, Indonesia. Kalau ada kan, saya pasti (66,67%) nonton. Nggak mungkin enggak. Asal ada ijin kerja, saya pasti berangkat. Bahkan sesaat setelah mereka sampai bandara, saya akan standby disana dengan memakai pakaian spionase dan membawa teropong. 

*lalu saya ditendang oleh bodyguard-nya*

Karena saya ngefans parah sama band ini, impian saya hanya satu. Bisa nonton konsernya di Jepang. Live. Nggak pakai perantara. Nggak pakai calo. Di barisan paling depan. Bawa bendera SLANK.

Eh, nggak deng. Canda.

Bawa merchandise One OK Rock lah. Lalu pakai kaos mereka yang original. LALU IKUTAN NYANYI DAN LOMPAT-LOMPAT DI DEPAN WAKTU TAKA HEADBANG DAN RYOTA LEPAS KAOS DAN TORU FINGERING GITARNYA DENGAN MESRA DAN TOMOYA KIBAS-KIBAS PONI ALA ARTIS KOREA!

MAUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU!!!

Kapannya, nanti saya kabarin lagi deh.

Sekarang saya mau lanjut fangirling-an dulu. Bye!

--- [] ---

Oh iya, ini sneak peek konsernya One OK Rock yang paling gokil. Coba ditonton. Kalau jatuh cinta dan mau daftar di fandom-nya, boleh loh kirim email ke saya. Sertakan biodata lengkap dan foto terbaru ya. Jangan sampai ketinggalan. Karena hari Senin harganya naik menjadi 3000 kali cicilan.


(One OK Rock - Mighty Long Fall)





Pictures are taken from:
https://www.theurbanwire.com/2016/01/one-ok-rock-35xxxv-asia-tour/
https://jrockradio.net/2016/01/one-ok-rock-returns-to-usa-dates-locations/
http://asiangrup.com/taka-one-ok-rock-curhat-di-instagram-tentang-perilaku-penggemarnya/
http://www.zimbio.com/photos/Toru+Yamashita/One+Ok+Rock+Concert+New+York+New+York/-chuo5DI0eW
http://oneokrock.wikia.com/wiki/File:PRS_408_Blue.jpg
http://life.108jakarta.com/2017/11/selamat-tomoya-one-ok-rock-akhirnya-resmi-jadi-ayah?&comment=2

16 Comments

  1. favoritku et cetera kenapa ngga dipajang di sini huhuhu. hm kalo aku tuh may emang ngga pernah tertarik dengerin band-band jepang, tapi pas dengerin one ok rock langsung cinta walaupun ngga ngerti mereka nyanyi apaan :')))

    truuuss mereka kalo live juga suka pake orkestra aduh itu aku sampe merinding dan meleleh liat di youtube saking bagusnya :"

    hm kalo di album ambitions aku suka yang take what you want soalnya featuring 5sos hahahaha.

    trus aku juga suka nontonin interview mereka. kan lucu yah ngedengerin mereka ngomong english, apalagi ryota lawak banget dah ngga ngerti lagi :((

    ini udah umur segini napa masih aja fangirlingan woeee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Et cetera aku juga sukaaa. Tapi nggak masuk ke sini dulu ya, Fa. Masukinnya di hatiku. Muehehe. Kalau band jepang aku suka banyak banget. Sini aku bisikkin rekomendasi beberapa band lain yang juga bagus X)

      Iya, pakai orkestra dan alat-alat marching gitu. Udah nonton yang mereka bawain lagu "Thousand Miles"? Bagusss :)

      Delete
  2. One Ok Rock dan ganja berarti sama juga kayak rentenir. sama-sama nagih.

    sebagai yg pernah begitu sukanya ama anime Naruto, tentu OST nya juga saya sukain. tapi saya nggak pernah tau dulu yg nyanyi siapa dan siapa, pokoknya dengerin aja karena keren. lamaaaaa kayaknya baru tau lagi kalo yg nyanyi itu one ok rock dan mulai nyari dna dengerin dan koleksi bajakan mp3nya di hape. tapi nggak sampe fanatik. entah kenapa kalo urusan film atau lagu2 gitu, saya nggak peduliin siapa yg nyanyi atau apa judulnya, denger2in aja. kebiasaan buruk. malah kayak nggak ngehargai penyanyinya/aktornya.

    tapi ya gimana, sukanya ama apa yg mereka karyakan atau perankan, perkara aslinya mereka siapa jaid bodo amat. mau skandal juga bodo amat. tapi sulitnya, kalo mau dengerin lagu mereka, jadi bingung, karena gak tau siapa yg nyanyi. mau gamau search by lirik yg keseringan salah karena pendengaran yg jelek abis soal grammar.

    tapi beberapa tahun terakhir ini, untuk lagu2 japanese, selain akb4b, telinga udah kepikat ama Garnet Crow yg ternyata sering jadi OST detective conan. di youtubenya sering banget ada lagu2 baru dan bersimbiosis semua ama kuping.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Analogimu, Haw. Selalu di luar ekspektasi. Sebenarnya saya juga gitu awalnya, kalau suka sama ost anime apa entah ending atau opening, saya bodo amat. Tapi ya namanya naluri perempuan ya, jadinya saya pasti nyari penyanyinya siapa dan karya lainnya apa. Tapi kalau sampai ngikutin skandal apa gitu saya nggak sih. Kalau kabar bahagia, baru. Garnet Crow bagus. Garnidelia yang jadi penyanyi di ending Gunslinger Stratos juga bagus.

      Delete
  3. Pengen banget bass warwicknya bang ryota yang bisa glow in the dark.. Wkwk *ngarep* *curcoldikit*

    Coba nonton konser yang pas di yokohama arena deh..
    De best pokoke..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cuy, mahal itu bass-nya. Harus nabung lima tahun baru bisa beli. Muahaha. Udah pernah nonton yang Yokohama arena. Semua konsernya udah saya tonton XD

      Delete
  4. ((Taka yang serak. Saya yang basah))
    Oke, sampe sini saya mulai kepikiran buat ikut basah juga. May, you deserve it beybeh. Ditunggu kedatangan nya di Jepang. Sya udah duluan smpe nih, Jepang (Jalan pinggir Empang).

    Sya kenal one ok rock Thun 2015, wktu itu lagi ikut pesantren kilat selama sebulan, dikamar tiba2 ada yg muter musik gituan, dengan naluri pendengaran yg sya miliki sya tnya deh lagu yg diputar itu lagunya siapa.

    Lagu prtama yg sya dngerin judulnya Wherever you are, trus dnger Heartache dan lanjut memutuskan untuk menjadi pendownload lagu gratisannya di Stafaband.com

    Emang sih, One ok rock memang punya warna khas nya sndiri dari sekian banyak band yg ada di semesta ini. Sama seperti Andhika yg khas dengan poninya, Ian Kasela yg khas dengan kacamatanya, dan Anang Hermansyah yg khas dengan urat dilehernya. One ok rock khas dengan suaranya Taka dan genre yg mereka mainkan. Sya justru jatuh cinta dengan suaranya Taka may! Gila, suaranya itu punya pitch yg unik, tipis2 bulet gitu. Mungkin itu ya ciri khas suaranya orang Jepang, makin rendah pitch nya makin nikmat pendengarnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. TAKE ME TO JAPAN, MR. GREY! x)

      Anjir, anak stafaband juga. 4shared sama mp3skull juga nggak? Hahaha.

      Semua orang mendengarkan Wherever You Are dan Heartache dulu ya kalau kenalan sama One OK Rock. Saya malah Jibun Rock dulu sama Yume Yume. Kalau ngomongin warna suara, saya nggak terlalu paham sih, Rey. Tapi, ya. Suaranya Taka bagus banget.

      Delete
  5. Huaaaa... Setelah baca ini, aku ngerasa minder, demen OOR tp gak sampe tau smua lagu dan seluk beluknyaaa :'D Aku suka OOR krna aku suka jejepangan, dan musik rock. Sbtas itu doang. Genre pun tidak taauu. Yg kutau jg cuma tau Taka doaangg. Aku ngefans sama Taka!! Waktu kribo sama pas udh dicukur sama2 trlihat lucu dan mggemaskannn. Hih! Tp kalo udh nanyi yg teriak2 mangtaps abezz!
    Lagu favoritku adalahh The beginning! Dan sumpah ku barutau skrg klo itu sontrek samurai X! Yg aku tau sontrek samurai cuma sobakazu doang. Hahaha.
    Yg album ambitions aku suka I was a king..
    Mgkin band jpang prtma yg kukenal bukan ini. Kyak Do As Infinity sama Little by little krna mrka pengisi sontrek anime paporitku hehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lulu juga sering ke acara jejepangan gitu nggak di Jakarta? Kan ada Ennichisai, GJ UI, trus yang di UNJ itu apa ya. Saya dulu kesana. Kapan-kapan ketemu ya, Lu!

      Do As Infinity saya suka semua lagunya. Little by Little sukanya karena dia ngisi ost Naruto. Lucu ya suaranya XD

      Delete
  6. Wah one ok rock, band yang menurut saya emang paling menonjol di jepang, bener kadang teriak-teriak kaya ada maling, tapi kadang melow bikin penghayatan ke hati. Contohnya where ever you are, itu beuh ngingetin kisah seseorang banget sampe-sampe dijadiin lagu kebangsaan temen-temen saya wkwkwk.

    Taka, kualitasnya emang gak diragukan lagi, tapi kalo dulu awalnya ngira one ok rock ini mirip kaya linkin park loh, bener ga? Sama tahun 2016 saya ga suka nama taka soalnya dia yang nikung gebetan saya *loh #apaansi

    Apapun bandnya, benderanya slank dan oi wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Taka emang kalau nyanyi bisa ngerock dan selow. Mengingatkan sama Chester Bennington dari Linkin Park memang. Menurut saya juga begini kok, Asep. Mereka memiliki variasi suara yang kontras. Keren ya?

      Gebetan kamu siapa kok ditikung Taka? Saya?

      Delete
  7. Wah One OK Rock. Kalo di Jepang nih, soal musik, gue ga jauh jauh dari musik OOR. Lagunya kebanyakan bergenre rock alternative, namun salah satu lagu mereka yang gue suka Wherever You Are. Itu lagu mellow abis.

    Sering muter-muter mereka di youtube. Eh maksudnya muterin lagu

    ReplyDelete
    Replies
    1. ((muter-muter mereka))

      Didownload aja lagunya, sayang kuota kalau muter di Youtube.

      Delete
  8. Band favorite saya di review
    saya pertama kali suka dengan one rock Ok waktu bawain soundtrack untuk anime Gintama mbak mayang
    dan memang band satu ini musik nya bikin seger mata kalo ngantuk

    ReplyDelete

Komentar diperbolehkan selama tidak menyinggung dan menyentil SARA, karena SARA sedang PMS.