Gossip Girl: Alasan Munculnya Banyak Akun Gosip Instagram

You know you love me. XOXO. Gossip girl.

Judul: Gossip Girl
Jumlah Season: 6
Jumlah Episode: 121
Genre: Drama

--- [] ---

Jangan nonton television series ini kalau kamu nggak mau kesal. 

Gossip Girl adalah serial paling bangkai yang pernah saya tonton. Dulu, saya meminta pada kakak ipar karena saya butuh tontonan yang panjang dikit. Di kosan nggak ada tivi, cuy. Jadi kalau kesepian atau nggak bisa tidur atau sedang butuh suara ala-ala tontonan televisi gitu, biasanya saya pasang playlist television series

((kesepian))

Kesannya kok ngenes banget anjir. 

Ya pokoknya saya pernah berada di fase saat saya butuh suara-suara supaya bisa tidur. Dulu. Dan Gossip Girl adalah salah satu judul cerita yang saya pilih.

Niatnya sih nggak nonton benar-benar, asal ada suara aja gitu. Niatnya. Soalnya dari segi genre cerita yang dibawakan yaitu drama tentang kehidupan sosialita di Manhattan, saya udah nggak tertarik buat nonton. Tapi saat pertama kali saya manjer episode 1 hingga 5 dari season pertama, saya justru kedistrak dan nggak jadi tidur. Akhirnya nonton sampai pagi hingga 10 episode.

Padahal 1 episode durasinya sekitar 41 menit. Sialan. Saya jadi begadang.

Saya nggak suka drama-dramaan. Tapi Gossip Girl ini dramaaa bangeeet. Dan entah mengapa masih saya usahakan untuk menonton. Sampai habis. Sampai episode terakhir di season 6. Kemarin malam. Kontradiktif memang.

Jadi, saya memiliki serial ini di harddisk eksternal sudah sejak tahun 2014. Tapi karena genre-nya drama, saya nggak nonton-nonton sampai tahun 2015. Baru nonton 10 episode itu dan kesal sendiri karena ceritanya kurang ajar tapi nagih tapi bikin begadang tapi nyebelin tapi lucu tapi… Ah, pokoknya susah didefinisikan. 

Hahaha.

Kalau ditanya bagaimana jalan ceritanya, sebenarnya saya mau memaki-maki produsernya dulu kenapa serial seperti ini bisa terwujud. Ratingnya bagus lagi. Penontonnya juga banyak banget. Profit juga, jangan ditanya lagi. Juta-juta deh pokoknya. Ngeselin kan. Saya jadi mikir, sinetron Indonesia yang episode-nya ratusan dan hanya mengejar rating kan banyak ya. Saya dulu nggak pernah berpikir bahwa ada television series Amerika yang akan seperti ini. Eh, ternyata… Ada.

Dan penontonnya bukan hanya emak-emak Amerika. Tapi dari segala usia. Remaja ke atas. Karena sebenarnya serial ini memang tentang drama keluarga, persahabatan, dan cinta yang berbelit-belit luar biasa. Pokoknya kalau nonton sendiri, kesel pasti. Dijamin. Tapi begonya tetap saya lanjutkan. 

Lalu setelah nonton 10 episode di tahun 2015 itu, saya nggak pernah nonton lagi. Baru nonton lagi di tahun 2017. Bulan Oktober kalau nggak salah. Di tahun itu, saya berhasil menyelesaikan season pertamanya yang terdiri dari 18 episode. Nambah 10 episode dari season 2. Dan saya berhenti lagi. Karena Gossip Girl membuat saya begadang beberapa hari.

Saya membiarkannya berdebu di harddisk tanpa kepastian untuk menonton lagi. Niatnya dulu mau saya hapus di akhir tahun 2017 karena saya nggak tertarik untuk melanjutkan. Udah cukup saya dibuat kesal dengan ceritanya dan durasinya yang panjang. Namun saat akan menekan tombol delete, saya mengurungkan niat. 

Kok kayaknya sayang kalau dihapus gitu aja.

Meskipun saya nggak suka dengan ceritanya, saya tipe orang yang menyukai disclosure. Setiap cerita harus ada endingnya. Entah baik, buruk, atau menggantung, setiap cerita harus ada akhirnya. Menurut saya.

Akhirnya saya mau main curang. Nonton episode akhirnya di season paling akhir.

Waktu udah diklik untuk di-play, saya udah berpikir begini.

“Man, I am gonna ditch this damn series.”

Tapi…

Saya tak kuasa.

Akhirnya saya batal ngintip endingnya dan memutuskan untuk membiarkan serial tersebut di harddisk. Lagi.

Seminggu lalu, awal Februari, saya tergoda untuk melanjutkan nonton Gossip Girl yang jumlah total episodenya ada 121. Karena saya sudah menonton 28 episode, jadi tinggal 93 episode yang harus saya tonton. Dan semuanya berdurasi 40-45 menit. Banyak memang. Banyak banget. Tapi saya ingin segera menghapus serial ini dari harddisk. 

Ya udah. Akhirnya saya nonton lagi. Meskipun nontonnya diskip-skip.

Dan saya kesal lagi.

Karena kalau dijabarkan dengan cerita asal begini akan berantakan dan panjang, maka saya akan menuliskan poin-poin tentang Gossip Girl yang membuat saya kesal.

--- [] ---

1. Persahabatan yang Tidak Sehat

Gossip Girl menceritakan tentang kehidupan sekelompok remaja di sebuah sekolah elit, Constance. Tokoh utamanya terdiri dari Serena Van Deer Woodsen (Blake Lively), Blair Waldorf (Leighton Meester), Daniel Humphrey (Penn Badgley), Nate Archibald (Chace Crawford), Chuck Bass (Ed Westwick).
Dari kiri ke kanan: Vanessa, Daniel, Serena, Nate, Chuck, Blair, dan Jenny.

Serena dan Blair adalah frenemy. Sahabat sekaligus musuh bebuyutan yang memiliki ikatan kompleks. Berantem. Balik lagi. Berantem. Balik lagi. Berantemnya bahkan parah. Blair sering banget mengumbar aib Serena di depan publik. Dan jika sudah begitu, Serena pasti kalah. Mereka akan berpisah. Memutuskan untuk tidak berteman lagi. Tapi beberapa hari setelahnya, kembali berpelukan. Padahal aib yang diceritakan Blair berkali-kali menghancurkan reputasi Serena di sekolah, kampus, dan tempat bekerja.

Sungguh persahabatan yang aneh.

Udah kesal belum? Kalau belum, oke kita lanjut.

2. Pemerannya Ganti-ganti Pasangan Seperti Ganti Baju

Ini yang juga bikin kesal anjir. Karena mereka berlima adalah teman sekolah satu circle, harusnya kelimanya menghargai persahabatan masing-masing kan ya. Meskipun tak dapat dipungkiri, dalam satu geng begitu, pasti ada yang cinlok. Sewajarnya, cinta lokasi yang terjadi hanya terjadi dua arah. Satu perempuan dan satu laki-laki. 

Tapi di serial ini nggak gitu.

Blair pacaran dengan Nate. Nate selingkuh dengan Serena. Nate balikan dengan Blair. Serena pacaran dengan Daniel. Nate dan Blair putus. Blair pacaran dengan Chuck. Serena putus dengan Daniel. Serena pacaran dengan Nate. Blair putus dengan Chuck. Blair pacaran dengan Daniel. Blair putuss dengan Daniel. Blair pacaran lagi dengan Chuck. Serena putus dengan Nate. Serena pacaran lagi dengan Daniel.

Swing style, baby ~

Dan ini bahkan belum terhitung pasangan lain yang menjadi cameo di serial ini. Ada berapa? Jangan ditanya. BANYAK BANGET.

Selama Serena pacaran dengan teman-teman circle-nya, Serena juga pernah pacaran dengan duda, guru, dosen, dan beberapa kenalan lain yang ditemuinya selama episode berlangsung. Sama seperti Serena, keempat tokoh lainnya juga begitu. Bahkan ada tokoh tambahan, Vanessa, yang memacari semua tokoh laki-laki di serial ini. Menang banyak dia. 
Akhirnya ada yang nikah juga. Blair dan Chuck.

Dan entah mengapa mereka masih bisa berteman dan bersahabat satu sama lain. Meskipun banyak sekali adegan balas dendam karena rebutan pacar, rebutan harta, rebutan posisi, dan rebutan lainnya yang menurut saya ala sinetron Indonesia banget. 

3. Gossip Girl adalah Alasan Munculnya Akun Gosip Instagram

Jadi semua hal yang terjadi di cerita ini, dikendalikan oleh blog dengan nama “gossip girl”. Gossip girl menyebarkan semua kabaryang terjadi seputar kehidupan sosial di Manhattan melalui broadcast pesan berantai tanpa nama. Jadi setiap rahasia, affair, dan semua hal yang disembunyikan oleh tiap-tiap karakternya akan terbongkar dengan cara yang memalukan. Gosip. 

Bahkan semua berita sudah dilengkapi dengan foto dan video. Jika tersebar, maka karakternya akan terlihat mengalami banyak efek buruk. Ada satu frasa yang selalu disebut dalam serial ini jika gosip tentang mereka meneybar ke seluruh penjuru Manhattan. Collateral damage.

“This whole gossip will take us into collateral damage.”

“You are my collateral damage.”

Dan lain sebagainya yang ada collateral damage-nya.

Saya jadi ingat kalau beberapa tahun yang lalu, akun-akun gosip mulai muncul di Instagram. Salah satu media sosial untuk mengunggah foto dan video singkat. Dan ini mirip sekali dengan apa yang dilakukan gossip girl di television series Gossip Girl. Berhubung serial ini mengudara dari tahun 2007 hingga 2012, sebelum Instagram ngehits seperti sekarang, maka besar kemungkinan kalau ide akun gosip di media sosial tersebut berasal dari serial ini.

Gossip Girl mendapatkan sumber berita dari semua orang yang mengirim data ke website open source tersebut.

Akun gosip Instagram mendapatkan sumber berita dari semua orang yang mengirim data ke direct message akun tersebut.

Pretty similar, right?

--- [] ---

Dan sekarang saya mau menghapus tv series ini dengan tenang. Good bye, Gossip Girl.



Pictures are taken from:
https://en.wikipedia.org/wiki/Gossip_Girl
https://www.tunefind.com/show/gossip-girl/season-1
https://www.hollywoodreporter.com/live-feed/gossip-girl-series-finale-recap-403408
Share on Google Plus

About Mayang Dwinta Trisniarti

A half happy go lucky girl and half human who tends to enjoy life in peace. A cat and seafood lover. A bookworm and music enthusiast. Currently working on Mars Project to escape from the planet earth. If you were aliens, maybe we could be bonding perfectly. Ciao!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 Comments:

Post a Comment

Komentar diperbolehkan selama tidak menyinggung dan menyentil SARA, karena SARA sedang PMS.