Begini Rasanya Jatuh Cinta pada Kyoukai no Kanata

Beyond The Boundaries.

Judul: Kyoukai No Kanata (境界の彼方)
Judul Lain: Beyond The Boundaries
Penulis Novel: Nagomu Torii
Penulis Skrip: Jukki Hanada
Studio: Kyoto Animation
Bahasa: Jepang
Tahun: 2013
Jumlah Episode: 12
Genre: Action - Supernatural - Fantasy

--- [] ---

Lama ya, nggak bahas anime. Setelah sebulan selama Januari 2018 kemarin saya membahas review film, buku, dan lagu-lagu western, sebenarnya saya punya niatan untuk melanjutkan project tersebut di bulan Februari dan Maret. Rencananya sih begini.

Februari untuk karya-karya dari Indonesia. Jadi isinya adalah film Indonesia, buku berbahasa Indonesia, dan band serta lagu Indonesia. Sementara Maret, semua postingan akan berisi tulisan bertema Jepang. Mulai dari anime, dorama, movie, manga, light novel, lagu, dan band. Namun ternyata, semua rencana itu belum dapat terwujud karena alasan klasik.

Kalau dibilang anime freak, saya nggak sih. Tapi saya memang suka nonton anime sejak dari usia sepuluh. Sebut saya Captain Tsubasa, Beyblade, Pokemon, Digimon, Cardcaptor Sakura, ranma 1/2, Crayon Shinchan, Doraemon, Ge Ge Ge No Kitaro, dan masih banyak lagi. Saya suka! Semua kartun asal negeri sakura yang biasanya tayang dari Minggu pagi hingga sore selalu menjadi alasan pamungkas saya kalau disuruh mandi atau menyapu rumah dulu. 

Pokoknya tiap minggu pagi, jam 6 gitu, saya dan kakak akan membawa banyak camilan seperti permen Split, kerupuk putih, kecap, dan makanan sarat mecin lainnya di depan tivi. Duduk dan gelimpungan sampai sore. Berantem. Rebutan channel. Dan seterusnya.

Benar-benar hari minggu yang menyenangkan. Saat dimana tivi belum terkontaminasi acara cuci-cuci-jemur-jemur-sampai-gosong yang berdalih sebagai acara musik Indonesia. Sampah.

Jadi, jika kemarin saya sempat membahas beberapa film Makoto Shinkai, The Garden of Words dan Kimi No Nawa, maka sekarang saya ingin sedikit mengulas tentang anime series yang terdiri dari beberapa episode. Bukan movie. Karena saya sayang sekali dengan anime yang satu ini, Kyoukai No Kanata, maka ia akan menjadi anime series pertama yang saya bahas di blog ini. Ciao!

--- [] ---

Kyoukai No Kanata. Saking cintanya dengan anime ini, saya bahkan sampai mencari kacamata dengan frame warna kemerahan seperti milik Mirai Kuriyama, tokoh utama perempuan pada anime ini. Karena semua hal tentang Mirai adalah sebuah kesempurnaan.

Pedangnya, kemampuan berperangnya, keimutannya yang level dewa, semuanyaaa…
Kacamata yang agak mirip punya Mirai Kuriyama.

Saya ingat betul kalau sedang main ke acara bertema Jepang gitu, seperti Ennichisai atau Gelar Jepang UI, saya pasti mencari cosplayer yang mengenakan kostum Mirai. Dan harus foto bareng. Nggak boleh enggak. 

*cuteness overload*

Anime ini bagus. Dengan mengusung genre action - supranatural - fantasy, Kyoukai No Kanata menceritakan tentang sosok Mirai Kuriyama yang merupakan keturunan Spirit World Warrior - cursed blood - yang bekerja sebagai pemburu youmu. Keturunan dari klan Mirai memiliki kemampuan untuk menciptakan pedang tajam dari darahnya untuk membunuh para youmu. Dan suatu ketika, Mirai diperintahkan untuk melindungi para manusia di sebuah sekolah.
Mirai dan pedangnya.

Dan kisahnya bersama Akihito Kanbara pun dimulai dari sini…

Saat Mirai ingin bunuh diri karena lelah dengan kehidupannya, Akihito yang merupakan kakak kelasnya tiba-tiba datang menolong. Karena terkejut dan merasakan aura youmu, Mirai pun lekas mengeluarkan “pedang darah”-nya dan menusuk Akihito tepat di jantung.

Harusnya kan Akihito mati. Tapi ternyata pedang Mirai hanya mampu “menggelitik” Akihito tanpa luka yang berarti. The hell kan. Ternyata nih, Akihito adalah manusia setengah youmu yang dianugerahi keabadian. Jadi sekalipun Akihito dikubur hidup-hidup atau dibakar dengan kejam, ia akan tetap hidup selama-lama-lama-lama-lama-lama-lama-lama-lamanya. Keren.
Enak kayaknya punya pacar yang bisa ditusuk-tusuk gini kalau sedang kesal.

Sekilas mirip Edward Cullen di Twilight, tapi Akihito ini versi setannya. Setan baik. Yang ganteng. Dan Akhihito berkali-kali lipat lebih mempesona dibandingkan Edward Cullen. Camkan ini. Oke?

Setelah berkenalan dan saling tahu posisi masing-masing, Akihito menawarkan bantuan pada Mirai yang putus asa karena ia tidak kunjung mampu membunuh seonggok youmu. Ia ingin menjadi objek latihan Mirai dalam mengasah kemampuan pedangnya. Mirai diperbolehkan untuk menusuk Akihito berkali-kali agar ia percaya diri jika suatu saat menghadapi youmu lagi. 

Dari titik ini, banyak muncul beberapa karakter lain seperti kakak beradik Hiroomi Nase dan Mitsuki Nase yang selalu membantu Mirai dan Akihito dalam menghadapi musuh di setiap eposide-nya. Tidak seperti Mirai, kakak beradik Nase merupakan warrior bebas yang tidak memiliki tugas khusus untuk mengamankan manusia dari youmu. Kecuali jika situasinya mendesak. 

Lalu ada Nino-san, guru Akihito dan Mirai yang merupakan anggota Spirit World Warrior juga. Sama seperti Mirai. Namun Nino-san tidak memiliki kemampuan cursed blood untuk menciptakan pedang darah seperti gadis itu. Nino-san selalu memiliki strategi cerdas untuk menyelamatkan murid-murid dan orang-orang di sekitarnya dengan kemampuan perangnya yang luar biasa.
Kakak beradik Nase, Akihito, dan Mirai.

Dan masih banyak lagi karakter lainnya yang juga muncul di sepanjang cerita seperti Izumi, Yayoi, dan Yu. Sedangkan pemeran antagonis selalu berganti di setiap episode meskipun final boss of villain yang bangkai diduduki oleh karakter abu-abu, Miroku. Cerdik cerdik licik.

Anime ini penuh banyak kejutan. Karena selain menegangkan karena tiga genre utama yang dibawanya, ada beberapa episode sarat komedi yang receh abis. Misalnya saat mereka berhadapan dengan youmu balon bermata satu. Mirai dan kawan-kawan harus berpakain sebagai idol karena youmu yang dihadapinya mesum dan menyukai perempuan seksi. Yang mengenakan rok mini dan berdandan warna-warni.

Ada juga adegan romantis dimana Akihito dan Mirai berpisah dan baru menyadari perasaan masing-masing. Pedih. Karena romatisnya baru keluar di episode terakhir. 
Kisah sedih di padang rumput.

Dan yang paling bikin kesel, endingnya menggantung, sodara-sodara. Bangkai. Ada cerita di akhir yang sengaja tidak dimasukkan ke dalam anime. Katanya sih akan ada season dua dan versi OVA-nya. Tapi berkali-kali saya mencari OVA-nya di Indowebster dan website anime resmi, tetap tidak ada. Katanya sih belum diproduksi. Dan katanya-katanya yang lain.

Karena penasaran, saya mencoba mencari light novelnya di beberapa portal hentai Japanese novel, tapi semuanya berbayar. Kesal kan. Padahal saya penasaran dengan lanjutannya. Hiks.

--- [] ---

Anime ini merupakan pemantik utama yang membuat saya menulis cerita berjudul “Radical Dreamers” di sub forum Stories From The Heart Kaskus dua tahun yang lalu. Saat saya selesai menonton anime ini, rasanya tangan gatal ingin menulis sesuatu. Karena dulu blog ini sering megap-megap karena kebanyakan vakum, maka saya memutuskan untuk menulis cerita tentang cinta beda dimensi di Radical Dreamers.
Double kill.

Oh iya, soundtrack dari anime ini yang menjadi lagu penutupnya juga bagus banget. Saya rekomendasikan dengan teramat bagi penggemar J-Pop. Bahkan teman saya yang tidak suka anime, menyukai lagu ini karena easy listening dan ringan sebagai pengiring tidur. Judulnya Daisy. Band yang menyanyikan adalah Stereo Dive Foundation. Entah apa hubungannya dengan Djarum Foundation tapi yang jelas lagunya bagusss bangettt. Sempurna jika digunakan sebagai penutup anime yang penuh ketegangan ini.

--- [] ---


(Stereo Dive Foundation - Daisy)





Pictures are taken from:
https://www.zerochan.net/1570806
https://myanimelist.net/anime/18153/Kyoukai_no_Kanata
https://en.wikipedia.org/wiki/Beyond_the_Boundary
Share on Google Plus

About Mayang Dwinta Trisniarti

A half happy go lucky girl and half human who tends to enjoy life in peace. A cat and seafood lover. A bookworm and music enthusiast. Currently working on Mars Project to escape from the planet earth. If you were aliens, maybe we could be bonding perfectly. Ciao!

3 Comments:

  1. Saya baru nonton Eps 1, belum sempet donlot lagi.
    Saya maniak anime gara2 dari kecil sering baca komik.
    Sempet agak gimana gitu setelah sekarang masih nonton anime, eh ternyata masih banyak orang seusia saya bahkan lebih tua yg hobby nonton anime. tapi bukan hentai ya. -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kenapa? Anime bukan untuk anak-anak aja kok, Tama. Orang dewasa banyak yang masih suka sama manga dan anime dan menurut saya wajar :D

      Delete
  2. Kan animenya dilanjutin ke movie mirai hen,tapi kok masi bilang gantung 🤔
    emang iya sih ane juga bertanya tanya,kenapa anime berkualitas kyk gini cuma ada 1 season 😕

    ReplyDelete

Komentar diperbolehkan selama tidak menyinggung dan menyentil SARA, karena SARA sedang PMS.