We Are The Millers, We Are Drug Dealers

The gank.

Judul: We’re The Millers
Produser: Chris Bender
Sutradara: Rawson M. Thurber
Studio: Warner Bross Pictures
Tahun: 2013
Bahasa: Inggris
Durasi: 110 menit

--- [] ---

We’re The Millers (2013) merupakan film drama komedi keluarga yang bukan keluarga. 

Disebut keluarga karena ada interaksi yang heartwarming dari film ini. Hubungan ayah, ibu, dan kedua anaknya yang kadang penuh konflik dan kadang penuh canda tawa tak terhingga. Disebut bukan keluarga karena… ya… karena… mereka memang bukan benar-benar keluarga!

Keempatnya dipertemukan dalam kesempatan yang sama untuk mendapatkan uang berlimpah. Keempatnya merupakan orang asing yang memiliki kehidupan dan pekerjaan masing-masing. Keempatnya tidak memiliki hubungan darah. Keempatnya sama-sama unik dengan karakter masing-masing yang epic.

Keempatnya bukanlah keluarga yang sebenarnya. Namun saling membutuhkan satu sama lain.

The Millers.

--- [] --- 

David Clark (Jason Sudeikis).

Seorang drug dealer yang memiliki pekerjaan ekstrem dalam hal jual beli narkoba. David ini cerdas dan memegang teguh prinsip “anti berkeluarga” sehingga selamanya ia ingin tetap single dan menikmati hasil pekerjaannya untuk berfoya-foya sendirian. David tidak ingin menikah. Ia bahkan mengolok-olok salah seorang temannya yang menikah dan memiliki anak sebagai “suami dan ayah yang terkekang”.

Namun semua berubah saat masalah menghampirinya di suatu malam. David dirampok dan semua uangnya raib.

Sarah “Rose” O’Reilly (Jennifer Aniston).

Sarah aka Rose adalah seorang penari striptis yang bekerja di sebuah klub dewasa. Rose tidak memiliki keluarga dan hidup sendirian di apartemen samping rumah David. Mereka bertetangga. Namun tidak pernah rukun atau saling ngobrol karena keduanya saling membenci. David selalu mengejek pekerjaan Rose dan sebaliknya, Rose selalu mendoakan agar David ditangkap polisi karena bekerja sebagai bandar narkoba.

Namun semua berubah saat Rose dipecat karena menolak untuk menjadi pelacur di klub malam tempatnya bekerja. 

Casey Mathis (Emma Roberts).

Casey merupakan seorang anak jalanan yang kabur dari rumah karena tidak cocok dengan kedua orangtuanya. Ia anak dari keluarga broken home. Akhirnya Casey selalu menjadi copet dan maling. Keahliannya adalah membobol ATM dan makanan kaleng yang ada di pinggir jalan. Casey tidur di sembarang tempat karena tidak memiliki tempat tinggal yang pasti.

Namun semua berubah saat ia bertemu dengan David dan Kenny di malam saat iPhone miliknya akan direbut oleh sekawanan preman.

Kenny Rossmore (Will Poulter).

Kenny merupakan seorang anak telantar yang ditinggalkan ibunya di apartemen dekat kamar David. Ibu Kenny meninggalkannya entah kemana dan tidak pernah pulang selama berbulan-bulan karena memiliki pacar. Kenny pun sering curhat dan diberi makanan oleh David karena pria itu merasa kasihan pada Kenny. Sebagai anak laki-laki yang polos dan baik hati, Kenny selalu menemani David jika ia terkena masalah. Sebagai bentuk balas budi.

Namun semua berubah saat David terkena kasus narkoba yang cukup pelik. Kenny harus membantu David mendapatkan ganja dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Casey, Sarah, David, dan Kenny.

Dan mereka harus menyamar sebagai keluarga yang sedang berpergian. Karena tidak mau dianggap sebagai pasangan maho yang saling mencintai, maka keduanya berusaha mencari “ibu” dan “saudara perempuan” yang akan melengkapi “keluarga buatan” mereka. The Millers.

Akhirnya David dan Kenny pun berusaha merayu Sarah dan Casey agar mereka mau ikut dalam misi tersebut. Mulanya, kedua perempuan itu tidak mau. Apalagi Sarah bencinya setengah mati pada David dan pekerjaannya. Sementara Casey tidak mau diatur-atur. Dia pergi meninggalkan keluarganya. Masa iya dia mau balik memiliki keluarga. Sama aja dong, bang ~

Namun, karena Sarah dan Casey memiliki masalah finansial, akhirnya keduanya mau terlibat dalam misi berbahaya tersebut. Mereka pun mengubah nama belakang mereka menjadi Miller.

Gokil.

Andaikan mengubah nama di Indonesia segampang mengubah nama di Amerika. Pasti saya udah ganti nama sejak lama. Mayang Dwinta Bastian. Pasangan dari Vino Giovanni Bastian. Yuhu ~

Perjalanan yang dialami keluarga Millers tidaklah mulus. Banyak masalah yang menghadang di sepanjang film berdurasi 110 menit ini. Apalagi saat mengetahui bahwa mereka harus melawan bedebah-bedebah penjaga lumbung ganja. 
Keluarga lain yang berkenalan dan travelling bersama The Millers.

Semua konflik dan humor yang disisipkan pada film ini cerdas dan luar biasa mengesankan. Saya baru tahu kalau Jennifer Aniston bisa akting mesum dan liar seperti ini. Penari striptis, men. Merinding banget. Sementara sisi lucu dan rebel Emma Roberts kelihatan banget disini. Dan Jason Sudeikis, yang terkenal dengan akting-akting konyolnya, berhasil menjadi seorang “ayah” yang baik meskipun di awal ia sempat menggila. Will Poulter sendiri mampu menjadi anak laki-laki polos yang tidak tahu cara berciuman. Beda banget sama aktingnya di Narnia dan Maze Runner. 

Jadi, film ini jelas tidak boleh dilewatkan bagi para pecinta film komedi atau film drama keluarga disfungsional. Seingat saya, Icha, suka banget dengan film-film bergenre begini.

Dia udah nonton belum ya…





Pictures are taken from:
http://jakes-take.com/2013/08/jacobs-movie-review-were-the-millers/
http://variety.com/2013/film/news/were-the-miller-box-office-2-1200575742/
https://alchetron.com/Were-the-Millers
Share on Google Plus

About Mayang Dwinta Trisniarti

A half happy go lucky girl and half human who tends to enjoy life in peace. A cat and seafood lover. A bookworm and music enthusiast. Currently working on Mars Project to escape from the planet earth. If you were aliens, maybe we could be bonding perfectly. Ciao!

2 Comments:

  1. Ini film aneh yang belum saya kelar-kelarin dari lama. Absurd banget habisnya dan waktu itu anaknya emang pilih-pilih kalo nonton film. Kalo jenuh di tengah nonton, saya udahin gitu aja. Nanti coba tonton lagi deh. Bahaha.

    Yang pas Sarah teteknya dipegang-pegang dalam tenda sama ibu-ibu lain itu adegannya masih nempel buat saya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang absurd banget tapi kocak, Yogs. Tipe-tipe film kesukaan Icha. Bangke, yang diinget malah adegan swing style XD

      Delete

Komentar diperbolehkan selama tidak menyinggung dan menyentil SARA, karena SARA sedang PMS.