Hot daddy.

Judul: The Monster
Album: The Marshall Mathers LP 2
Penyanyi: Eminem
Tahun: 2013
Durasi: 4 menit 10 detik
Label: Interscope
Genre: Hip hop

--- [] ---

“May, suka Rich Chigga nggak?” Tanya seorang teman saya suatu hari.

“Biasa aja.”

“Kalau Iwa K?”

“Biasa juga.”

“Kalau Young Lex.”

“Nah ini baru suka...”

“Hah? Serius?”

“...untuk dicela.”

“Hahaha, bangke. Kirain suka Young Lex beneran.”

“Saya belum tuli. Yakali suka Young Lex,”

Teman saya melengos. Lalu, memainkan ponselnya sebentar. Terlihat ia sedang membuka playlist lagu. Skrol. Skrol. Skrol. Dan berhenti.

“Coba dengerin ini, May.”

Saya diam. Berusaha menangkap setiap nada dan lirik yang keluar dari speaker ponsel pintarnya. Teman saya, Gina, sedang memutar lagu milik siapalah entahlah. Kayak ada suara Gamaliel. Salah satu punggawa grup vokal GAC. Tapi yang nge-rap siapa ya?

“Gin, ini lagu siapa?”

“Young Lex,”

“...”

“Sama Gamaliel dari GAC.”

“...”

“Hehehe,”

“Eh, cumi. Kalau yang suka sama Young Lex elu, ngapain tadi nanya-nanya?”

“Eng... Anu... Memastikan... Soalnya mau saya racun pakai lagu ini. Judulnya Slow. Lagu yang ini bagus kok, May. Nggak kayak yang waktu dia duet sama Awkarin dan kumpulan GGS dulu.”

“Yaaa, Gin. Makasih. Tapi maaf, lagunya biasa aja.”

“Ah, selera kamu, May. Susah ditebak.”

Gina lalu mematikan ponselnya. Kini giliran saya yang mengeluarkan ponsel dan mencari salah satu lagu milik musisi Indonesia. Yang ada rap-nya.

“Nih, dengerin, Gin.”

Gina diam. Mencoba mendengarkan lagu yang sedang saya putar. Salah satu lagu Indonesia angkatan lama. Saya bahkan tahu lagu ini saat masih SD.

“Ini lagu siapa, May?” Ia bertanya sejurus kemudian.

“Bondan ft. Fade 2 Black.”

“Judulnya?”

“Bunga.”

“Oh, hehehe.”

“Kenapa?”

“Saya tahunya Bondan Winarno. Bondan yang ini nggak kenal.”

“...”

“Yang host acara kuliner itu loh, May. Kamu nggak tahu ya?”

“Tahu, Ginaaa. Maksudnya, kok kamu bisa nggak kenal Bondan yang ini sih? Lagunya udah banyak banget loh. Sering diputar di radio juga dulu. Lebih terkenal daripada Young Lex kamu.”

“Saya kenal Bondan yang lain juga kok. Yang nyanyi Si Lumba-lumba.”

“Ya itu sama aja kayak Bondan yang kamu dengerin barusan,”

“Ooohhh... Udah gede ya sekarang?”

“Yaaa, Gin. Udah gede dia.”

Kadang ngobrol sama Gina memang butuh tenaga ekstra. Untuk sabar. Kalau saya nggak sabar, mungkin dia sudah karam di Bengawan Solo.

“Kalau rapper luar negeri, suka siapa, May?”

“Eminem.”

“Yang gimana tuh lagunya?”

Karena saya prihatin dengan selera musik Gina yang hanya tahu Young Lex sebagai seorang rapper, akhirnya saya mengambil ponselnya, menyalakan aplikasi ShareIt. Lalu saya menandai beberapa lagu Eminem yang saya miliki untuk dikirimkan ke Gina saat itu juga.

“Yang paling bagus yang mana?”

“Semuanya.”

“Yaaah... Pilih satu dulu dong. Yakali saya dengerin semuanya sekarang. Telinga saya hanya dua.”

“Ya udah, yang judulnya The Monster.”

“Yang duet bareng Rihanna ini?”

“Bukan, yang duet bareng Rhoma Irama.”

Gina menjambak rambut saya sebentar.

“Hahahahaha. Oke. Oke. Saya putar sekarang.”

Kemudian, selama 4 menit 10 detik berikutnya, Gina senyum-senyum anjay dan matanya berbinar-binar. Seperti mata perempuan yang melihat diskonan baju dan make up di pusat perbelanjaan.

“BAGUSSS!!!”

“You’re welcome.”

“Bagus ya, saya suka nih. Lebih bagus dari Young Lex.”

“Jangan membandingkan batu apung dengan batu permata. Nggak relevan, anjir.”

“Hahahahaha, iya deh, iya.”

--- [] ---

Semenjak itu, Gina suka dengan Eminem. Dan sejak itu pula, Gina memakai display picture Eminem di semua media sosialnya. Gina mengoleksi semua album dan wallpaper Eminem di laptopnya. Gina sering menulis status dari lirik lagu Eminem. Gina juga membeli beberapa poster Eminem. Gina bahkan memiliki satu persyaratan tambahan untuk masa depannya kelak. 

Calon suaminya, haruslah yang menyukai Eminem juga.
Kapan ya bisa nonton konser Eminem.

--- [] ---


(Eminem ft. Rihanna - The Monster)





Pictures are taken from:
http://energy106.ca/new-music-from-eminem/
http://fortune.com/2017/12/15/eminem-album-revival-moms-spaghetti/

8 Comments

  1. Gina pasti hidup di dimensi lain sebelum bertemu mas mayang. Wkwk.

    Btw, senyum-senyum anjay sama senyum-senyum anjir bedanya apa ya mas?

    ReplyDelete
  2. Kenalin Gina sama aku dongs, May. Aku juga pasang syarat, impian, kriteria masa depan bahagia, apalah itu, yang sama kayak dia. Yaitu punya pasangan yang harus sama-sama suka Eminem. Biar bisa nyanyiin lagu Space Bound bareng di acara nikahan kami berdua~

    Pernah sih punya pasangan yang suka Eminem. Bahkan bisa dibilang aku suka Eminem karena dia. TAPI UDAH PUTUSSSSSSSSSSSSSSSSS :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gina perempuan, Cha. Plis. Kamu udah berubah orientasi ya? Kalau udah, jangan sama Gina. Sama aku aja. Aku yang lebih pantas mencintaimu. Bukan Gina. Bukan Dilan. Dan bukan Bi Eem.

      Kayaknya aku tahu siapa lelakimu yang suka Eminem. Japri ya. #lah

      Delete
  3. Ini padahal kan lagu udah lumayan kategori baheulak kan ya? Masak si Gina baru tahu?
    Harus sering-sering dengerin musik kekinian versi barat itu, jangan Yong Lek'an mulu XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini kejadiannya udah beberapa tahun yang lalu kok, Wis. Waktu heboh Yanglek pokoknya. Hehe.

      Delete

Komentar diperbolehkan selama tidak menyinggung dan menyentil SARA, karena SARA sedang PMS.