I Just Wanna Live

Good Charlotte.

Judul: I Just Wanna Live
Album: The Chronicles of Life and Death
Penyanyi: Good Charlotte
Tahun: 2004
Durasi: 2 menit 48 detik
Label: Epic
Genre: Pop punk – Alternative rock

--- [] ---

I need an alarm system in my house

Ibu adalah alarm paling ampuh di rumah. Tapi begitu saya pindah ke kota lain untuk menuntut ilmu yang mencari pekerjaan, saya tidak memiliki alarm yang cukup kuat untuk membangunkan saya dari mimpi kecuali diri saya sendiri. Namun untungnya, tubuh saya gampang menyesuaikan diri. Hingga kini, jam berapa pun saya tidur, saya akan bangun sekitar jam 3 atau 4. Dan jika ada kerjaan atau saya tidak tidur hingga jam 3, saya biasanya tidak tidur sampai pagi. Sama sekali.

*ini merusak tubuh, jangan ditiru*

So I know when people are creepin' about

Mengapa manusia diciptakan dengan rasa ingin tahu yang tinggi? Mengapa manusia cenderung penasaran dengan semua hal yang ada di sekitarnya? Mengapa manusia tidak mengurusi dirinya sendiri saja yang belum tentu lurus? Mengapa manusia suka menggunjing? Mengapa manusia lebih suka membicarakan hal yang buruk dibandingkan hal baik? 

*dan saya jengah dengan semua pertanyaan ini*

These people are freakin' me out (these days)

Saya lebih takut bertemu dengan orang baru daripada pergi ke tempat yang katanya berhantu. Saya mulai takut ditanya ini dan itu. Saya tidak bisa menyiapkan jawaban seperti naskah drama yang diperankan banyak orang. Terkadang semua pertanyaan mereka, harus saya jawab dengan diam. Dan ini melelahkan.

*karena reputasi akan melekat sampai mati*

It's getting hectic everywhere that I go

Orang-orang melakukan justifikasi dan generalisasi besar-besaran. Disamaratakan. Satu saja orang melakukan kesalahan, maka kelompoknya akan dicap buruk. Semuanya. Tanpa terkecuali. Demo. Kekacauan. Sudah jadi makanan sehari-hari. Orang-orang menjadi beringas dan menakutkan. Sedikit perbedaan pendapat bahkan bisa menimbulkan pembunuhan.

*ego dan emosi bertalian di ujung jalan*

They won't leave me alone

Mereka tidak akan membiarkan saya sendiri. Setiap kesalahan yang saya lakukan, saya akan dikejar tanpa henti. Mereka berubah menjadi paparazzi. Dan saya akan berperan menjadi buronan yang tertangkap untuk masuk ke dalam jeruji besi. Dihakimi. Diadili.

*kejaran mereka terasa seperti vonis hukuman mati*

There's things they all want to know

Namun saya tidak dapat terus menerus bersembunyi. Meskipun banyak hal mengejar saya dari berbagai sisi. Menghimpit dan meracuni setiap sudut takut di dalam diri. Mereka tidak akan pergi. Kemanapun saya pergi, orang akan datang melangkah dan menanyakan hal-hal yang ada pada saya. Yang mereka ingin tahu. Yang kadang saya sembunyikan. Yang membuat mereka penasaran.

*pertanyaan mereka kadang lebih tajam daripada golok yang baru diasah*

I'm paranoid of all the people I meet

Ya. Saya paranoid. Bukan paranormal. Saya sendiri sepertinya sedikit abnormal. Namun di saat orang lain dapat meneriakkan keluh kesah dan penderitaannya karena kejaran manusia lainnya, saya tidak bisa. Ini adalah kelemahan yang menjadi kartu truf saya hingga sekarang. Saya tidak ekspresif. Dan ini membunuh diri saya secara perlahan.

*rasanya sepahit dikejar masa lalu*

Why are they talking to me?

Padahal mereka kadang hanya sekadar basa-basi. Padahal mereka kadang acuh pada jawaban saya. Padahal kadang mereka tidak peduli. Dan akhirnya semua yang saya jawab akan menjadi objek perbandingan dengan kasus lain yang menurut mereka serupa. Meskipun kadang, sangat jelas berbeda.

*kapan semua ini akan berhenti?*

And why can't anyone see?

Bahwa saya lelah. Bahwa saya tidak ingin menjawab pertanyaan mereka. Bahwa saya merasa terganggu. Bahwa saya merasa dikerdilkan. Bahwa saya ingin protes. Meskipun selalu, saya tidak mampu membantah apa-apa.

*selamanya saya akan dicap sebagai sosial yang antisosial*

I just want to live

Saya hanya ingin menjalani hidup dengan tenang. 

Don't really care about the things that they say

Saya tidak peduli mengapa piaraan tetangga bisa kabur ke rawa-rawa. Saya tidak peduli mengapa si A putus dengan kekasihnya. Saya tidak peduli mengapa gaji si B rendah dan selalu mengeluh tiap hari. Saya tidak peduli mengapa si C bahagia dengan hasil gratifikasi. Saya tidak peduli dengan semua gosip dan percakapan kosong mereka. Saya tidak ingin mendengarkan mereka dan saya tidak peduli.

Don't really care about what happens to me

Saya tidak peduli mengapa saya harus bangun pagi. Saya tidak peduli mengapa saya harus bekerja. Saya tidak peduli mengapa saya harus melakukan ini dan itu. Selama saya bahagia dan tidak merugikan orang lain, saya tidak peduli dengan apa yang akan terjadi ke depannya. Saya hidup untuk saat ini. Bukan masa lalu. Dan masa depan biarlah menjadi tantangan yang tidak perlu dikhawatirkan. 

I just want to live

Ya. Saya hanya ingin menjalani hidup dengan tenang.

--- [] ---

*end of text*

*ditulis dengan belepotan saat belum benar-benar sadar dan bangun dari kasur karena tepar dan lapar*
Hell yeah.

Ngomong-ngomong, lagunya bagus. Kalau kalian penganut prinsip You Only Live Once (YOLO), lagu ini bisa menjadi referensi yang tepat untuk masuk ke dalam playlist musik kalian.


(Good Charlotte - I Just Wanna Live)





Pictures are taken from:
http://www.rockfeed.net/2017/12/30/good-charlotte-playing-shows-2018/
https://www.goodfon.ru/wallpaper/you-only-live-once-zhivem-odin-raz-motivatsiia-vdokhnovenie.html
Share on Google Plus

About Mayang Dwinta Trisniarti

A half happy go lucky girl and half human who tends to enjoy life in peace. A cat and seafood lover. A bookworm and music enthusiast. Currently working on Mars Project to escape from the planet earth. If you were aliens, maybe we could be bonding perfectly. Ciao!

4 Comments:

  1. Jurus saya jika hati saya sedang gundah dan tidak tenang , maka saya Baca Al -Quran sepuas hati dng suara sedang, hasilnya hati dan pikiran jadi tenang, setenang air mengalir, cieee.

    tapi klu saya sedang ketakutan saat ingin tidur, maka saya baca Surah Yassin dan saya alasi bantal dengan sejadah sambil memeluk Al - Quran. Hasilnya tidur jadi nyenyak. :)

    saya sama seperti Mbak, terkadang lebih takut ketemu dng orang baru daripada ke tempat yang kata orang serem.

    kok tulisan diatas sepertinya mewakili, hati saya..... apa kita senasib,"? hahahah.... maybe yes maybe no. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, denger murottal kalau mau tidur bisa menenangkan, Nata. tapi kalau mimpi buruk saya pasti masih tidur sambil jalan. wkwk.

      Delete
  2. Saya nggak tahu lagu yang ini kayaknya. Haha. Lagu Good Charlotte yang pertama saya dengar malah Keep Your Hands Off My Girl gara-gara kakak kelas ketika SMP bawain lagunya pas ada acara PENSI atau apalah gitu.

    Kalimat "Padahal mereka kadang acuh pada jawaban saya. Padahal kadang mereka tidak peduli." agak membingungkan, ya. Acuh di sini artinya peduli, kan? Hm.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagus yang ini Yogs, woles abis. Saya lebih suka yang ini daripada yang Misery dan Keep Your Hands Off My Girl XD

      Ngomong-ngomong, maksud saya memang peduli. Kadang ada yang peduli. Kadang ada yang tidak peduli. Begitu. Tapi pedulinya saya ganti acuh. Agak nggak enak ya?

      Delete

Komentar diperbolehkan selama tidak menyinggung dan menyentil SARA, karena SARA sedang PMS.