Playlist Lagu Tentang Desember Yang Bikin Baper

Desember, hujan, angsana, dan musim gugur dadakan di kampus

Welcome, December!

Salah satu bulan paling romantis. Salah satu bulan penuh kenangan. Bulan yang menutup tahun dan bulan dimana segala pencapaian selama 365 hari akan ditutup dengan khidmat. Desember. 

Berbicara tentang menyambut sebuah bulan baru, kebanyakan orang akan menuliskan harapan dan keinginan mereka selama sebulan ke depan. Biasanya kalau di Twitter, orang akan mengetik dengan tagar #DecemberWish. Atau #Desember. Karena manusia tahu, sekalipun bulan lalu penuh dengan kejadian melelahkan dan mengecewakan, akan ada bulan baru yang merupakan awal dari segalanya. Lembar baru untuk menulis. Tanggal baru untuk gajian. Yeah ~

Meskipun khusus bulan ini, saya sebagai pekerja sedang galau-galaunya karena gaji di-pending sampai tanggal 4 di hari Senin pekan depan. Ditambah saya yang sedang pedih-pedihnya karena nggak jadi bisa pulang ke kampung halaman. Padahal weekend panjang. Padahal semua keluarga ngumpul disana. Padahal ibu mau masak ikan dan seafood sekarung. Dan padahal-padahal yang lainnya.

Jadi ya, di saat mayoritas orang membuat daftar harapan, saya justru memutuskan untuk membuat playlist baper-baperan khusus bulan Desember. Dan inilah 7 tangga lagu teratas yang sudah saya dengarkan berpuluh-puluh kali sejak tanggal 1 kemarin.

--- [] ---

7. Weezer - December

Weezer memang dikenal dengan musiknya yang ber-genre alternative rock dan emo. Musiknya original dan santai banget. Bahkan kalau menurut saya, vokalisnya kayak nggak niat nyanyi. Hahaha. Tapi lagunya yang berjudul "December" ini benar-benar pas jika didengarkan di bulan Desember.


(Weezer - December)

Sebaris lirik yang berkata "Only love can ease the pain... Of a boy caught in the rain..." menunjukkan bahwa betapa cinta dapat menyelamatkan seseorang dari rasa sakit. Yah, agak nggak make sense sih, secara yang menghilangkan rasa sakit adalah obat. Dan uang, kadang-kadang. Lalu di bagian yang "Only hope will remember... Burning flames in December...", Weezer ingin menunjukkan bahwa harapan-harapan yang terjadi sepanjang tahun akan mencapai ujungnya di bulan Desember. Ini seakan menyentil manusia-manusia penuh resolusi yang tiap tahun menulis lagi daftar keinginannya karena belum tercapai. So, far. Kalau kamu menyukai slow beat rock, lagu ini cocok untuk menemani Desember-mu. 

6. Counting Crows - A Long December 

Counting Crows adalah band angkatan lama yang sudah jalan-jalan di dunia musik rock Amerika. Vokalisnya, Adam Duritz, punya vokal yang lembut dan serak-serak kering, meskipun dandanannya total reggae banget. Dulu waktu pertama kenal band ini, saya pikir lagunya bakal mirip musik ska yang nge-beat gitu. Eh, ternyata genre-nya slow rock.


(Counting Crows - A Long December)

Lirik lagu "A Long December" ini kurang lebih memiliki makna tentang seorang laki-laki yang teringat mantannya dan momen ketika mereka putus di bulan Desember. Alunan harmonika yang mengiringi lagu ini seakan memberi penekanan bahwa cerita mereka belum berakhir. Si laki-laki yang diceritakan dalam lagu ini memiliki alasan tersendiri saat memutuskan kekasihnya. Terbaca dari sebaris liriknya yaitu "Makes you talk a little lower about the things you could not show her..." dan ini jelas bikin baper. Cocok untuk yang putus cinta di bulan Desember, yakan?

5. Neck Deep - December

Merupakan salah satu band yang berasal dari Britania Raya. Neck Deep mengusung genre pop punk yang membuat lagu-lagunya cenderung medium slow. Pas sekali didengarkan saat hujan-hujan dengan semangkuk Indomie kuah rasa yang telah berlalu. Dan salah satu lagu Neck Deep yang booming adalah yang berjudul "December" ini.


(Neck Deep - December)

Menceritakan tentang seorang pria yang di-PHP (atau mungkin di-friendzone-in) oleh gebetannya, lirik lagu ini memaki-maki si perempuan karena mengabaikan telepon dan pesannya. Sampai-sampai di awal lagu ada dua baris kalimat yang berupa "You don't give a fuck... You'd never remembered me..." yang miris untuk didengarkan. Meskipun begitu, si pria tetap mendoakan perempuan tersebut agar bahagia dan menemukan cinta sejatinya pada orang lain dengan kalimat "I hope you get your ball room floor... Your perfect house with rose red doors..." dan menutup lagu dengan pengungkapan kesepian yang dia alami sepanjang bulan Desember. Tragis.

4. Sara Bareilles - December 

Sara Bareilles adalah salah satu penyanyi solo wanita favorit saya. Lagu-lagunya yang easy listening, liriknya yang deep and meaningful, serta suaranya yang nge-bass dan berkarakter, membuat Sara Bareilles menjadi salah satu notable artist yang sudah 3 kali memenangkan Grammy Awards. Sayangnya, Sara ini sedikit underrated dan kalah dengan penyanyi-penyanyi solo penuh sensasi. Padahal doi keren banget, anjir. Kalau kalian pernah mendengar lagu "Brave", itu adalah salah satu karya masterpiece Sara yang paling dikenal publik.


(Sara Bareilles - December)

Dan salah satu lagu yang juga pas untuk mengisi playlist bulan Desember-mu adalah lagu milik Sara Bareilles yang berjudul "December" ini. Dengan genre pop soul, Sara ingin menunjukkan seorang perempuan yang kehilangan cintanya karena "darkened state she's in". Perempuan yang memiliki sisi gelap dalam hidupnya. Dan sisi gelap itulah yang membuat kekasihnya pergi meninggalkannya di bulan Desember. Dan di bagian sebaris liriknya yaitu "But to get yourself a new life, you've got to give the other one away..." yang membuat kita sadar bahwa manusia tidak akan pernah dapat multitasking dalam urusan cinta dan kehidupan. Untuk memulai yang baru, kita harus melepaskan yang lama. Ah, sialan. Ini sih fix bikin baper parah.

3. Linkin Park - My December

Linkin Park merupakan salah satu band favorit saya dan kakak saya sejak kecil. Saya yang kala itu masih SD diracuni oleh kakak saya yang sudah duduk di bangku SMA. Dia memiliki walkman dan selalu membeli kaset pita Linkin Park. Semuanya. Sampai sekarang koleksinya masih nangkring di rumah dan seringkali ia pegang-pegang saat pulang kesana. Saat Chester Bennington meninggal pun, kakak saya sempat berkabung dan menutup diri seharian. Dan lagu ini merupakan salah satu all time favorite-nya yang menceritakan tentang metafora bulan Desember.


(Linkin Park - My December)

Lagu "My December" ini merupakan pengungkapan solitude, rasa kesepian seseorang yang datang menyerang di bulan Desember. Lagu ini menunjukkan bahwa semua perasaan manusia seharusnya dikeluarkan. Entah itu bahagia, sedih, maupun kecewa. Lebih baik membagi-bagi kebahagiaan daripada merasakannya sendirian. Lebih baik berbagi kesedihan daripada menderita sendirian. Meskipun begitu, lirik di bagian "And I just wish that I didn't feel like there was something I missed... And I take back all the things I said to make you feel like that..." yang dinyanyikan oleh Mike Shinoda membuat saya mengandaikan penyesalan yang ada pada lagu ini. Penyesalan akan tindakan. Penyesalan atas kata-kata yang telah diucapkan. Deep. So deep. 

2. Chase Coy - December

Chase Coy memang tidak terkenal. Tidak banyak yang tahu lagu-lagunya. Tidak banyak yang menemukan keindahan dalam suaranya. Tidak banyak yang mengerti bahwa penyanyi semacam dia harusnya mendapatkan apresiasi yang lebih tinggi. Dengan genre folk, lagu-lagu Chase Coy yang sudah berjumlah puluhan seharusnya mampu menempati posisi Grammy, anjir. Harusnya. Tapi entah mengapa lagu-lagunya justru tidak banyak terkenal. Padahal bagus banget. Bagusss bangettt.


(Chase Coy - December)

Salah satu lagu Chase Coy yang merebut hati saya di tahun ini adalah "December". Setelah beberapa tahun mendengarkan, baru saya tahu bahwa lirik lagu "December" ini mewakili perasaan pasangan-pasangan LDR yang saling mencintai. Beberapa liriknya yang menjuntai seperti "I know that it's hard when I'm miles away... But I know we'll be together someday..." merupakan perwujudan rasa rindu antar kota, antar pulau, antar benua, bahkan antara alam nyata dan alam fana. Bisa saja kan. Rasa cinta yang diceritakan dalam lagu ini terasa utuh dan penuh. Murni seperti susu Bear Brand. Jadi, kalau kamu sedang kangen-kangennya dengan pasangan yang jauh disana, Chase Coy dengan lagunya yang berjudul "December" ini is highly highly recommended

1. Efek Rumah Kaca - Desember

Dan posisi nomor satu dalam playlist lagu tentang Desember di winamp saya adalah lagu milik Efek Rumah Kaca yang berjudul "Desember". Iya. Bener. Ini lagu berbahasa Indonesia satu-satunya yang masuk di dalam playlist Desember saya. Gokil kan. Karena satu, saya suka. Dua, saya suka. Tiga, saya suka. Ini lagu yang nggak ada matinya meskipun saya dengarkan juga di bulan-bulan selain Desember. 


(Efek Rumah Kaca - Desember)

Lirik lagu "Desember" ini menceritakan tentang hujan dan Desember. Salah satu penggalannya yaitu "Aku selalu suka sehabis hujan di bulan Desember..." menggambarkan betapa hujan tidak hanya terikat dengan senja seperti postingan Hawadis beberapa hari yang lalu. Namun juga terikat pada bulan Desember. Salah satu bulan yang merupakan musim penghujan dan titik penghujung. Lagu ini juga merupakan curhat colongan terselubung yang menceritakan bahwa seseorang dengan sisi gelapnya menunggu orang yang tepat untuk mencintainya dengan rela. Klop banget deh pokoknya, kalau kalian menutup sore hari dan bermesraan bersama lagu Efek Rumah Kaca yang satu ini.

--- [] ---

Jadi, berikut di atas adalah beberapa lagu yang sering saya dengarkan dua hari ini sebagai playlist di bulan Desember yang penuh baper. Mungkin ada satu atau dua yang sama dengan milik kalian. Atau mungkin bisa menjadi rekomendasi lagu baru untuk menemani Sabtu malam nanti.
Wall-E sedang berpose syur

Kalau dibilang lagu bisa menjadi pelarian manusia saat tidak bisa menunjukkan perasaannya, maka saya setuju. Karena tanpa bicara atau curhat kepada orang lain, lagu bisa menjadi representasi diri dengan mudah. Tinggal colokin earphone atau headset ke telinga, play lagunya, dengarkan dengan seksama, nyanyikan dengan lantang. 

Maka tak heran kadang ada orang yang bisa menangis kala mendengarkan sebuah lagu. Bisa jadi karena lagu tersebut sedang menggambarkan keadaannya. Bisa jadi karena lagu tersebut memiliki kenangan tentang masa lalunya. Bisa jadi karena orang tersebut baru ngucek mata dengan tangan yang baru mengiris bawang merah dan cabai. Bisa jadi.





Videos are taken from:
https://www.youtube.com/watch?v=twne0ZyN__g
https://www.youtube.com/watch?v=1D5PtyrewSs
https://www.youtube.com/watch?v=8NnQs3EtoqU
https://www.youtube.com/watch?v=P0ClL3MYaAs
https://www.youtube.com/watch?v=9DCdCoQ49u8
https://www.youtube.com/watch?v=UKCSdtrCZbA
https://www.youtube.com/watch?v=thCLgGhJrLw

Pictures are taken from:
https://lookinsta.com/explore/uns.html
http://www.imgrum.org/user/uns.official/3040739879/1440994602713738358_3040739879
Share on Google Plus

About Mayang Dwinta

A half happy go lucky girl and half human who tends to enjoy life in peace. A cat and seafood lover. A bookworm and music enthusiast. Currently working on Mars Project to escape from the planet earth. If you were aliens, maybe we could be bonding perfectly. Ciao!

30 Comments:

  1. HUaaaaaaaaaa. Bilang kalau aku cupu, Mayang jalang (ini panggilan sayangku buat kamu, muaaah!). Bilaaaaang. Aku baru tau beberapa lagu di playlist ini. Lagunya ERK dan Sara B udah pernah tau sih, tapi jarang didengerin. Huhuhuhu.

    Dan aku paling suka Counting Crows - A Long December. Lagunya baguuuuuuuuuus. Kayaknya aku nggak pernah putus di bulan Desember sih, tapi pernah putus sama orang yang bulan kelahirannya Desember. Ehehehe. Terus yang Chase Coy - December ITU KURANG AJAR FAK. MATAKU MENDADAK PANAS PAS DENGERNYA. HUAAAAAAAAAAA BIKIN BAPEEEEEEEEEEER.

    Oh iya, kalau boleh sharing, lagu Desemberku itu Back To Desember-nya Taylor Swift. Ngingatin sama mantan yang Swifties. Huahahahaha. Oh iya lagi, ITU KENAPA ADA GAMBARNYA WALL-E HAAAAAAAAH? ITU FILM PIXAR YANG BIKIN AKU SESENGGUKAN HUAAAAAAA.

    HUAAAA

    HUAAA

    HUAA

    HUA......

    ReplyDelete
    Replies
    1. Btw, May. Tetap semangat yaaa menunggu gajian dam kuat menghadapi kenyataan nggak bisa pulkam. Jadi sedih juga sih bacanya. Semangat, May!

      Delete
    2. Akhirnya aku mendapatkan titel dari kekasihku di Samarindaaa. Muah! Mayang jalang seems legit, brotheeer. Thank you! :*

      Ah, sama. Aku juga baper dengerin semua lagunya, Cha :') Apalagi yang Neck Deep. Ingin kupakai untuk memaki-maki mantan. HOAHAHAHAHA.

      Lah iya, Taylor Swift juga ada ya. Baru inget aku malah. Ehehe. MANTAN YANG MANA NEH, CYIN?

      Karena Wall E adalah salah satu film favorit sepanjang masa. Yuhu ~

      Delete
    3. @reply untuk yang kedua: Makasih, Icha :*

      Delete
  2. Dari lagu itu cuma tiga yg sering gue denger. Oke fix nanti langsung ku donlot ah, siapa tahu emg lagunya enak buat ngegalau. Haha

    ReplyDelete
  3. saya tetap setia dengan linkin park
    ini band yang pertama kali di denger sama telinga saya
    jadi tetep enak di dnger
    walau om Chester udah gak ada

    tapi lagu yang selalu jadi list saya dan tak pernah terganti "Ruang Rindu" ini lagu bikin selalu enak, apa lagi waktu di kereta, tidur, nulis..

    ReplyDelete
  4. Oalah. . Ini ceritanya nge-list lagu2 yang judulnya ada kata desember?

    Linkin Park; walopun ini lagu bukan salah satu list favorit ane, tapi tetep keren banget sih. Tempo lambat gebukan drum-nya Rob Bourdon, tapping lembut si Dave Farrel, 'dark tone' yang dikeluarin ama Joe Hahn, melodi dari gitar si Brad Delson, flow rap-nya Mike Shinoda, ama gak lupa suara khas si (alm) Chester Bennington, emang sukses bikin lagu ini jadi lagu "slow rock" yang mengharu biru tentang sebuah makna kerinduan akan gaji yang belum turun2. XD

    Oh ya, ente udah nonton film "Murder on The Orient Express" yg kemaren baru tayang? Ane request dong, review-in ini film. Trus menurut ente, perbedaan mendasar ini film ama original novelnya apaan? Trus bagusan mana ama film yang sama, yang udah ditayangin tahun 1974 (hercule poirot-nya yang meranin si Albert Finney)?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul, karena galau jadi ngelist lagu Desember, bang. Ahahahaha.

      WANJIR, ini pasti salah satu penikmat Linkin Park sejati. Sampe apal karakter para dalang-dalangnya. Sungkem dulu ah.

      Udah, bang. Sama novelnya? Jauh. Sama film pendahulunya? Jauh juga. Nanti saya review. Makasih request-nya ya.

      Delete
  5. Ini deretan lagu yang judulnya Deseber ya. Aku sendiir belum denger semua nih, kurang update banget memang sama lagu-lagu..he

    Coba dengerin dulu lah, kalau cocok save dah..

    ReplyDelete
  6. Dan akhir tahun pun masih belum ada gandengan..
    *insert sad song here*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah lagu yang sangat efktif untuk mengobati rasa galau yang melanda..
      *minum baygone*

      Delete
  7. Sampai nanti ketika hujan tak lagi meneteskan duka. Meretas luka.
    Sampai hujan memulihkan luka.

    Inget ngindie bareng erk waktu jaman tvon* masih lahtipi.. Pas desember pula.. Diimamin maghriban pula.. Hujan pula.. Thx bang cholil bang yuda bang akbar atas maghrib di bulan desember..

    Puter ah kenakalan mayang di era informatika..

    ReplyDelete
  8. Daaaan... yang gue pernah tahu band-nya cuma Efek RUmah Kaca, Linkin Park sama Neck Deep doang. HUahuahuhah. Susah sih nih gue biasa denger Jaran Goyang. \:p/

    ReplyDelete
  9. Sudah mengira-ngira pasti ada Desembernya ERK nih dan ternyata di posisi pertama.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat. Satu juta rupiah buat kamu!

      *dipotong pajak 100% ya*

      Delete
  10. Tadinya suuzon kenapa ERK nggak dimasukin. Eh ada ternyata di paling bawah. Hahaha. Karena lagu yang cocok di bulan Desember yang saya tau cuma itu. :))

    Desember yang dikait-kaitkan sama hujan itu cocok banget, paraaah. Inget classmeeting dua tahun lalu, waktu kelas 11. Waktu naksir kakak kelas. Kebetulan finalnya lawan kelasnya dia. Eh kalah. Malah merasa kalahnya jadi dua kali lipat karena malu nyapa dia.

    Yah, kelepasan curhat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ERK nggak ada matinya ya, Rob. Tos!

      KALAU NAKSIR GURU UDAH PERNAH BELUM, ROB? :)

      Delete
  11. Sama kayak Adi. Cuma tahu nomor 5, 3, dan 1. :)

    Desember ERK saya pikir bercerita tentang keadaan hujan hingga banjir yang bisa menjadi suka dan duka untuk para manusia. Hahaha.

    ReplyDelete
  12. Kukira bakal ada taylor swift bact to december. Hahahaa.

    Musik aliran slow-rock or punkrock gtu knpa hampir mirip2 yak?
    Aku sudah dngrin sparuh2, klo bru prtama dgr itu msh krg klop soalnya. Hehee.

    Aku suka no 6,5,4. Efek rmh kaca lagunya mellow bgt sih. :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ijin bantu jawab. . .

      Slow-rock ama punk-rock itu beda banget sis; Kalo mau ngenalin lagu mana yang masuk slow-rock ato punk-rock gampang kok. Lagu2 punk-rock biasanya liriknya pake kalimat2 "rebel" (isinya biasanya protes pada sesuatu yang dibenci), riff gitarnya cepet dan rapet, chord yang digunain cenderung sedikit, vocalist-nya nyanyi agresif banget (gak terlalu merduliin melodi suara), tempo drumnya cepet banget, bassist-nya biasa pake pick (biar bisa ngikutin tempo drum). Nah~ kalo slow-rock ini komposisi musiknya walaupun keras tapi gak gaduh, chord gitar yang dipake biasanya gunain nada2 tinggi dan melodinya cenderung lembut, liriknya biasa tentang cinta ato tentang kesedihan.

      Semoga mencerahkan :D , sama kalo ada yang salah dari penjelasan ane, dikoreksi aja.

      Delete
    2. @Lulu: Oh iya ya, saya malah lupa kalau Taylir Swift punya lagu galau juga. Ehehe. Di atas juga udah ditambahin sama Icha tuh.

      Delete
    3. @Guntur Pamungkas: Makasih sharingnya, bang. Kalau penikmat Beatles dan Cascades pasti tahu. Hehe.

      Delete

Komentar diperbolehkan selama tidak menyinggung dan menyentil SARA, karena SARA sedang PMS.