Nyemmm...
Malem Minggu datang lagi. Saatnya manjer download-an film karena semua teman kos pada pulang. Wifi serasa milik pribadi. Huahahahaha.

Pagi ini niatnya sih udah bener. Bangun pagi pengen senam, yoga, dan fitness seperti biasa. Absen jogging dulu karena sedang ada pertempuran darah di balik celana.

OKAY, MAN. THERE IS A CRIME SCENE IN MY PANTS.


Setelah itu niatnya mau mandi, belanja ke pasar, masak, sarapan, dan nonton film hasil unduhan kemarin. Karena siangnya mau halan-halan pake voucher GOCAR. 

Tapi apa daya, semua harus hancur minah karena ternyata film yang barusan ditonton bikin baper empet-empetan. Jadi ingin cepat-cepat nulis di blog karena udah nggak tahan. Yah, semacam hasrat ingin pipis gitu lah. Kalau nggak segera dipipisin kan bikin nyeri. 

JANGAN DIBAYANGIN. OKE?

Jadi ceritanya kemaren, saya kena racun karena kangen nonton film yang ada Zooey Deschanel-nya. Alhasil setelah browsing, saya ingin download film berjudul "OUR IDIOT BROTHER". Seperti biasa, saya nggak pernah baca review atau apapun itu kalau sedang ingin download film. Takut kena spoiler baik atau buruknya. Kan jadi nggak penasaran lagi ingin download ataupun nonton. Gitu.

Tapi kalau film di bioskop sih kadang malah nyari dulu review-nya. Alasannya... Yah, mungkin kalian tahu kenapa. Hehehehe.

Poster film Our Idiot Brother
Melihat posternya sih...

Menarik. Cukup mewakili keseluruhan cerita. Bisa dibayangkan bahwa ini cerita tentang komedi keluarga yang pasti dibumbui oleh cinta. Cie elah.

Disutradarai oleh Jesse Peretz, yang juga merupakan sutradara film The Ex (2007) dan sub sutradara serial New Girl, Our Idiot Brother mampu meraih rating cukup signifikan di Rotten Tomatoes dan IMDB. Yah, meskipun nggak tinggi-tinggi amat, tapi beberapa reviewnya cukup positif.

Film ini dibintangi oleh Paul Rudd sebagai Ned, Emily Mortimer sebagai Liz, Elizabeth Banks sebagai Miranda, dan Zooey Deschanel sebagai Natalie. Kalau kalian asing sama tokoh utamanya si Paul Rudd ini, doi itu yang jadi pemeran Ant Man. Masih inget?

Masih ingat saya?
Film ini menceritakan tentang...

Seorang laki-laki bernama Ned yang memiliki tiga saudara perempuan. Mereka adalah Natalie, Liz, dan Miranda. Masing-masing memiliki background yang kuat. Memiliki rumah tinggal masing-masing dan pekerjaan masing-masing. Sejak lama, mereka selalu menganggap kalau Ned ini agak parasit karena kepolosannya. 

Bener-bener polos sampai di scene awal diceritakan bahwa dia dengan begonya menjual narkoba pada seorang polisi. Ya, terang aja langsung ditangkap lah! Dari awal nggak berhenti ngakak karena scene yang satu ini. Sampai-sampai nyeletuk...

"Eh, kampret, belum apa-apa tokoh utamanya masuk penjara!"

Setelah beberapa lama, Ned ini dibebaskan lebih cepat dari masa tahanan karena emang pada dasarnya dia orang baik-baik. Jujur juga (Iyalah, mana ada bandar narkoba ngaku secara cuma-cuma kalau bukan orang jujur beneran). Cuma agak telmi dikit.

Niatnya sih Ned ingin kembali bekerja di perkebunan dan peternakan yang ia kelola bersama pacarnya, namanya Janet. Eh, usut punya usut, si Janet ini justru punya pacar baru bernama Billy yang diajak tinggal dan kerja di tempatnya. Dan paling pedih, Ned ini diputusin secara sepihak sama Janet, bahkan dipecat dan diusir dari rumah mereka berdua. Ned juga nggak boleh membawa anjing peliharaan mereka berdua yang namanya Willie Nelson.

Pas adegan ini, kocak banget parah! Mereka rebutan hak asuh anjing udah kayak rebutan hak asuh anak. Mau bawa-bawa pengacara segala. HAHAHAHAHA.

Namun akhirnya, Ned mengalah untuk pergi dari rumah dan tempat kerja yang udah tiga tahun membersamai cintanya dengan Janet. Ia pulang ke rumah ibundanya.

Ibu Ned ini selalu mengundang keempat anaknya untuk makan bersama tiap weekend. Dan saat tahu Ned sudah keluar penjara dan kehilangan pekerjaan serta rumahnya (juga pacarnya), tidak satu pun dari mereka yang berniat untuk membantu. 

Sebenarnya emang saudara-saudaranya Ned ini yang agak bangkai.

Akhirnya, Ned memutuskan tinggal di rumah ibunya untuk sementara dan berusaha mencari pekerjaan kesana-kemari. 

Singkat kata, karena hopeless dan tidak kunjung mendapatkan pekerjaan, Ned akhirnya nekad mengunjungi saudara perempuannya yang pertama, Liz. Liz ini sudah berumah tangga dan memiliki dua anak. River, seorang anak laki-laki dan bayi yang masih dalam gendongan. Suami Liz pada awalnya menolak karena memang tidak pernah menyukai Ned. Namun mereka akhirnya mengijinkan Ned tinggal dan mempekerjakannya menjadi pengasuh anak-anaknya.

River sangat menyukai Ned karena pamannya itu memperbolehkan ia untuk mengikuti Taekwondo. River sempat bercerita bahwa ia benci belajar clarinet dan ingin ikut kelas bela diri namun kedua orangtuanya tidak mengijinkan. Sampai suatu hari mereka bertengkar hebat dan menyalahkan Ned habis-habisan karena River tanpa sengaja menunjukkan kemampuan bela dirinya di depan guru BK sekolahnya.

Ned berusaha membela diri karena ia ingin River melakukan apa yang dia inginkan sesuai dengan bakat terpendamnya, namun ia justru diusir oleh suami Liz. 

Ned yang juga pernah memergoki bahwa suami Liz selingkuh dengan rekan kerjanya hanya bungkam dan pergi dengan naik taksi. Bener-bener brengsek suami Liz ini pokoknya. 

Setelah itu, Ned mencoba tinggal bersama saudara perempuannya yang kedua, Miranda, karena sebuah ketidaksengajaan. Miranda ini memiliki pekerjaan yang bagus sebagai reporter yang mengorek-ngorek kasus tingkat tinggi. Dan saat ia akan mewawancarai Lady Arabella, pesohor yang memiliki kasus kelam pembunuhan di masa lalunya, Ned tanpa sengaja ikut bicara. Lady Arabella ini menyukai Ned. Bahkan saat Lady Arabella mengadakan pesta donasi kemanusiaan, ia mengundang Ned untuk ngobrol privat di ruangannya. Di situlah... Tanpa sengaja Lady Arabella membocorkan masa lalunya pada Ned. ANJIS, MAKIN INTENS, YA!

Saat pulang ke rumah Miranda, seperti biasa, Ned yang polos tanpa sengaja berbicara tentang kejadian affair suami Liz pada Miranda. Ia bahkan tak sengaja hampir keceplosan tentang cerita skandal Lady Arabella (DAMN YOUR MOUTH, NED).

Sungguh, Ned ini hanya polos. Bukan bermaksud jahat sebenarnya.

Miranda dengan taktik reporternya, akhirnya berhasil mendapatkan segenap informasi dari Ned dan berhasil menulis artikelnya tentang kasus Lady Arabella. Namun, saat ia membawa Ned ke kantornya sebagai saksi, Ned justru bungkam dan tidak mengiyakan. Miranda pun di DO dari proyek tersebut dan ia sangat marah pada saudaranya.

Lebih parah lagi, Ned yang sebenarnya ingin membantu hubungan asmara Miranda dengan tetangganya, Jeremy, justru berakhir naas karena harus diusir oleh Miranda keluar dari rumahnya.

Ned akhirnya numpang di rumah saudara ketiganya, Natalie. Natalie yang seorang biseksual ini memiliki pacar perempuan bernama Cindy selama bertahun-tahun. Namun karena tertarik dengan seorang pelukis laki-laki, Nat selingkuh dan melakukan hubungan terlarang dengan laki-laki tersebut. HAMIL PULA. 

Saat Nat curhat pada Ned, Ned menyarankan agar ia jujur pada Cindy. Dan Nat berbohong pada Ned kalau ia sudah bercerita apa adanya pada Cindy. PADAHAL BELUM, GENG. 

Dan as you expect, Ned dengan polosnya nanya ke Cindy apakah hubungan mereka baik-baik aja dan apakah Cindy mau menerima calon anak Nat dengan tulus ikhlas. Kontan saja Cindy langsung marah-marah dan ngamuk ke Natalie.

Akhirnya, Ned terusir lagi.

Depresi, Ned kembali memakai obat-obatan terlarang dan pulang ke rumah ibunya. Saat weekend datang, ibunya kembali mengadakan jamuan keluarga. Semua datang dan tanpa sengaja semua rahasia serta kejadian yang saling berhubungan di antara masalah-masalah mereka meluap. Semua menyalahkan Ned. Semua bilang kalau Ned ini yang idiot dan cacat karena merusak kehidupan saudara-saudaranya. Semua makin kacau saat polisi datang dan menemukan bukti baru kalau Ned kembali pada narkoba. Marijuana.

Akankah Ned menemukan keadilan atas apa yang dilakukannya? Apakah saudara-saudara Ned akan tahu kebenarannya? Bahwa Ned hanya ingin yang terbaik untuk mereka? Apakah mereka bisa saling memaafkan? Apakah Ned bisa kembali bersama Willie Nelson anjing kesayangannya?

Hmmm... Ada baiknya kalian juga nonton film ini.

Yo, mamen!
Secara keseluruhan sih...

Film ini sarat komedi, pembelajaran hidup, dan yang paling penting... FILM INI BENER-BENER HEARTWARMING. Humornya lucu dan pas kalau menurut saya. Cuma ada beberapa reviewer yang bilang kalau jokes di film ini sedikit garing dan flat. Padahal menurut saya pribadi, humornya sesuai dengan tema yang diusung yaitu keluarga.

Dan emang Ned ini polosnya keterlaluan. Saking polosnya sampai-sampai para saudaranya salah paham terus menerus. Nyalahin dia terus menerus. Padahal dari semua masalah klimaks yang ada, Ned bukanlah penyebabnya. Boleh dikata, Ned ini justru mediator solusinya. Tapi karena ya itu tadi. NED AGAK TELMI. Makanya semua berubah runyam saat ia menengahi.

Natalie, Liz, dan Miranda
Reaksi selama nonton film ini...

NGAKAK ON AND OFF ALL ALONG.

Beberapa adegan yang bikin geleng-geleng kepala adalah saat:

1) Ned dengan polosnya nawarin marijuana ke seorang polisi.

2) Ned dengan begonya bercerita tentang Miranda dan Jeremy tentang apa yang dipikirkan mereka terhadap satu sama lain dan menyuruh jadian dengan gampangnya, namun Miranda dan Jeremy justru bertengkar hebat dan tidak saling bicara lagi.

3) Ned dengan gaya anak-anaknya ngajarin River main pipis-pipisan pake juice box dan dimarahi oleh Liz.

4) Ned dengan polosnya bilang bahwa ia akan menjadi paman anak Cindy dan Natalie padahal Cindy belum tahu duduk perkaranya.

Beberapa adegan yang bikin nangis trenyuh adalah saat:

1) Ned bilang kalau anak harusnya dibiarkan memilih kegiatan dan ekskul sesuai minat dan bakatnya (BIJAKSANA BANGET KAN SEBENARNYA) pada Liz. Namun suami Liz justru marah-marah.

2) Ned bilang kalau ia hanya ingin yang terbaik untuk keluarganya dan ingin menikmati weekend dengan berkumpul dan bermain di rumah ibunya tanpa memikirkan masalah apa-apa.

3) Ned yang menunjukkan rasa kehilangan Willie Nelson karena ditahan Janet.

4) Ned yang memutuskan tidak ingin keluar penjara karena tidak ingin mengacaukan hidup saudara-saudaranya lagi.

GUK!
Pengalaman berharga yang bisa didapat dari film ini...

KELUARGA ITU PALING PENTING DI ATAS SEGALA-GALANYA. 

Mau seberapa ngeselin saudara kamu, seberapa telmi dan polosnya ia, seberapa parasitnya ia, saya jamin kamu akan kangen kalau sedang berjauhan. Mau berantem sampai cakar-cakaran juga nanti bakalan sedih saat lama nggak bertemu. Yakin, deh.

"Sisters and brothers are precious, really."

Dan quote yang paling ngena dari film ini adalah:

1) Saat Ned sedang ngobrol dengan Lady Arabella. Kalimat ini yang bikin Lady Arabella nggak sengaja membuka masa lalunya pada Ned.

"I live my life a certain way. And that is, I like to think if you put your trust out there, I mean you give people the benefit of the doubt, see their best intentions, they'll want to live up to it. It doesn't always work out, clearly, but I think that if you do people will rise to the occasion." - NED

2) Saat Ned berbalik marah karena semua saudaranya menyalahkan Ned atas kekacauan hidup mereka masing-masing.

"Goddamn it, I just want to sit around with my family and play a fucking game of charades. What's the big deal about that? Why can't you all just play?" - NED

Pembicaraan banyol Jeremy dan Ned saat sedang ngecengin cewek di club
Eh iya, kalau mau nonton trailernya...

Bisa dilihat di insert-an video Youtube di bawah ini. Dari trailernya mungkin kalian udah bisa ngakak-ngakak karena ada potongan saat Ned nawarin marijuana ke polisi.


Okelah kalau begitu...

Have a nice Sunday. Semoga bisa menikmati weekend dengan nonton film berkualitas yang menghibur untuk membantu melupakan masalah sehari-hari walau hanya sejenak. See you.





Pictures are taken from:
http://www.gurl.com/2013/09/30/what-its-really-like-when-your-favorite-tv-show-ends-gifs/
http://thecoolkidztable.blogspot.co.id/2011/09/paragraph-movie-reviews-our-idiot.html
http://www.hollywoodreporter.com/heat-vision/joss-whedon-ant-man-edgar-790740
https://yesmovies.to/movie/our-idiot-brother-14105.html
https://www.youtube.com/watch?v=1yvn8a16B9Q

6 Comments

  1. Catet*

    HARUS NYARI FILM INI SEGERAAAAA
    Trailernya pecah bets hahahaha

    P.S.
    Anu, itu soal pertempuran berdarah kayaknya enggak perlu diceritain deh hahahahahhaa

    ReplyDelete
  2. Asiiiik ada Elizabeth Banks sama Zooey Deschanel. Tau pemainnya itu doang. Yang jadi Ant-Man aku nggak tau soalnya belum pernah nonton film itu. Payah huhuhuhu.

    Ned ini ngingetin aku sama Borat, May. Sama-sama polos dan nggak bermaksud jahat. Kalau Borat ditambah dengan udik sih. Hehehe. Cuman ya itu, terlalu polos itu bisa berakibat baik dan bisa berakibat buruk ya :(

    Drama keluarga nih. Ah kamu tau aja aku sukanya drama keluarga, May. Kamu mengerti akoeeeh~ Masukin watchlist ah~

    ReplyDelete
  3. Jual narkoba ke polisi. Keren, Bang~ Saking polos tokohnya, ya. Gue ingetnya pasti selalu ke anak kecil yang disuruh sama ibu atau bapaknya kalau ada yang nyari, bilang nggak ada. Namun, bocah itu jawab seadanya, "Tadi kata ibu/bapak, kalau ada yang nyari, disuruh bilang nggak ada."

    Entahlah kenapa ingetnya ke situ.

    Kalau di Ant-Man, dia gokil juga, sih. Cuma dari ulasan lu ini, gue ngerasa nggak relevan sama keadaan keluarga kalau nonton. Bahaha. Gue cuma punya adek cowok. Lebih cocok ke orang yang emang punya banyak saudara. Tapi bolehlah dicoba kalau emang lagi bingung banget mau nonton apa lagi. Daftar film gue aja masih numpuk. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, polos bener lah itu :v

      Film ini emang cocok buat yg keluarganya kaya, banyak banget jumlahnya makanya rentan bersingungan sama masalah. *padahal sodara cuma satu aja biasanya juga bersinggungan ya :')

      Delete

Komentar diperbolehkan selama tidak menyinggung dan menyentil SARA, karena SARA sedang PMS.