Hari hari yang penuh dengan kesibukan...

Saya pernah membaca dan meresapi sebuah quote begini: "Jangan jadi orang yang sibuk, namun jadilah orang yang produktif". Orang yang sibuk belum tentu produktif, tapi orang yang produktif sudah pasti sibuk. Sibuk dalam artian tidak bisa meluangkan waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Sibuk saja kadang tidak menghasilkan apa-apa, hanya capek saja. Tapi kalau produktif berarti menghasilkan sesuatu.

Menjadi orang yang sibuk dan produktif, tentu menuntut sebagian orang untuk gercep (gerak cepat) dalam melakukan sesuatu. Bisa saja melakukan banyak hal sekaligus dalam satu waktu yang sering kita sebut dengan multitasking.

Dalam multitasking, ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa perempuan lebih jago dalam melakukannya. Well, ini ada benarnya. Coba lihat di sejumlah kantor, kebanyakan bos adalah laki-laki dan sekretarisnya perempuan. Hal ini karena perempuan, katanya lebih oke dalam berpikir dan bekerja dalam banyak hal sekaligus, sementara laki-laki hanya bisa fokus dalam satu hal. Perempuan juga memiliki kemampuan berpikir hal-hal yang rumit dengan banyak sekali pertimbangan. Berbeda dengan laki-laki yang cenderung lebih cepat dalam menimbang dan mengambil keputusan.


Meski begitu, tidak semua laki-laki dan perempuan berlaku sama. Bisa jadi justru sebaliknya. Perempuan hanya bisa fokus satu hal dan laki-laki bisa berpikir penuh cabang.

Jika kamu, laki-laki maupun perempuan, yang "harus" atau "suka" melalukan multitasking, beberapa ini adalah tips dan trik yang bisa diterapkan supaya kegiatan-kegiatan kamu dapat selesai dengan lancar dan optimal.


1. BIASAKAN MENULIS AGENDA


Kunci pertama agar multitasking sukses adalah menuliskan agenda. Tuliskan agenda-agenda yang harus dicapai secara berurutan pada kurun waktu tertentu. Agenda bertujuan agar kegiatan-kegiatan yang ingin dilakukan ter-cover semua dan nggak ada yang ketinggalan sehingga semua goals multitasking kamu bisa tercapai.

Agenda nggak harus monoton hanya berbentuk list tulisan biasa pakai tinta hitam. Kamu bisa menggunakan bolpoin warna-warni dan kertas post-it supaya agendamu bisa terlihat menarik saat dibaca maupun dilakukan.

2. SKALA PRIORITAS ITU PENTING


Setelah menuliskan agenda, perlu adanya highlight kegiatan dari yang urgent, must to do, dan fleksibel, sehingga tidak semua list kegiatan yang akan dilakukan dalam agenda harus selesai secara bersamaan. Tandai dateline kegiatan-kegiatan mulai dari yang paling penting dan mendesak hingga yang paling santai. Hal ini disebut skala prioritas. Ini bertujuan agar kamu dapat menyelesaikan semua kegiatan dan capaian sesuai tenggat waktu.

Analoginya seperti ini: Hari ini hari Rabu. Kamu memiliki tugas Fisika untuk dikumpulkan hari Jumat. Sementara hari Kamis ada ulangan harian Biologi. Kamu jangan mengerjakan tugas Fisika, melainkan harus belajar Biologi terlebih dahulu. Jika belajar Biologi telah selesai, bolehlah mencicil tugas Fisika kemudian.

3. BEKERJA DAN BERPIKIR TUNTAS-TUNTAS


Mengerjakan banyak hal sekaligus, bukan berarti kita bisa berpikir bahwa "nggak semua tugasnya harus selesai kok". Jangan membiasakan diri berpikir seperti itu. Orang yang multitasking harus tetap berpikir tuntas-tuntas, jangan setengah-setengah. Kamu harus menanamkan pada diri sendiri bahwa setiap kegiatan haruslah selesai semuanya. Tak mengapa kalau selesainya sedikit demi sedikit, tapi overall semua kelar dikerjakan. Jangan sampai ada kegiatan yang menggantung tanpa kepastian kapan akan selesai.

4. FOKUS DAN KONSISTEN AMATLAH PENTING


Fokus dan konsisten adalah pelatuk dan silver bullet yang mengantarkan kamu kepada tujuan akhir melakukan multitasking. Agenda, prioritas, dan strategi tuntas, jika dilakukan tanpa adanya fokus dan konsistensi, hanya bualan semata. Kenapa? Karena nggak setiap orang siklusnya selalu rajin. Penyakit malas bisa datang kapan saja. Bahkan di saat kamu sedang semangat-semangatnya.

Maka dari itu, mempertahankan fokus dan konsistensi amatlah penting. Memang mudah diucapkan dan susah dilakukan. Tapi jika tidak dimulai, mau sampai kapan? Kita bisa mengusahakan untuk fokus mulai dari hal-hal yang kecil dalam kehidupan. Misalkan kita sudah mengagendakan selesai menulis postingan blog hari ini, ya selesaikan hari ini, bukan malah nongki-nongki cantik di Gramedia buat baca buku gratis. *curhat dikit*

Kalau sikap seperti ini bisa diterapkan setiap saat, dijamin deh, empat tips tadi bisa jadi booster yang membuat tugas-tugas multitasking kamu selesai tanpa hambatan.

*semoga diberkahilah jiwa-jiwa yang melakukan pekerjaan multitasking sampai begadang dan menjadi homo kamarnicus seperti saya*





Image Source:
www.hongkiat.com
www.pinterest.com
www.somecards.com
www.littlesweet.deviantart.com

8 Comments

  1. Nyerah deh

    Paling gak bisa multi tasking
    Mudah salah fokus

    Mesti fokus satu satu. Atau kalau maksain multitasking biasanya salah satu bakal nggak kelar :/

    ReplyDelete
  2. kalo gue kadang bingung skala prioritas kalo misalnya harus ngelakuin sesuai agenda, tapi ada temen yg hambat agenda itu. jadinya harus nimbang2 mana yang penting, mana yg enggak :|

    ReplyDelete
  3. Gue ngelakuin semuanya sesuka hati aja. Ya, walaupun sering banyak ketundanya. Tapi sekalinya dilakuin fun banget. Soalnya nggak ada keterpaksaan di situ. Tapi belakangan ini mulai nulis mana yang kudu diprioritasin. Dan dibiasakan buat gak menunda, biar gak buang-buang waktu lagi. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. kok sama ya gan wkwk, saya kalo lagi bener" males / mod itu gasaya kerjain walaaupun itu penting. kalo gamood biasanya udh dikit lagi waktu yang ditentukan. gabaik sih pengen rubah sikap begini.

      Delete
    2. iya sih, ngubahnya pelan pelan aja gan :)
      makasih udah mampir :)

      Delete

Komentar diperbolehkan selama tidak menyinggung dan menyentil SARA, karena SARA sedang PMS.