Lamaaaaa bangeeeeet nggak nongol di dunia per-blogging-an. Kangen? Jelas kangen.

Maaf banget karena selama lima bulan ini sempat vakum karena kesibukan mahasiswa semester tua. Tugas makin numpuk, kasur makin lapuk, rambut kayak ijuk, muka buluk, kalau kuliah suka ngantuk-ngantuk.

Semester ini akan ditutup pula sama KKN (Kuliah Kerja Nyata). Semoga dapet teman beda fakultas yang menyenangkan dan daerah tujuan yang mengesankan. Amiin. Semester depan udah Praktik Kerja Lapangan dan mulai struggle dengan empat macam tugas akhir yang menjemput (Eksperimen Fisika, Seminar Fisika, Pemakalah Seminar Nasional, dan Skripsiii). Excellent, isn’t it?

Di postingan kali ini, aku mau bahas tentang seluk beluk curhat. Curhat adalah singkatan dari curahan hati. Curhat dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan kenyamanan dan minimalisir perasaan nyesek dalam hati karena adanya suatu masalah.

Siapa sih manusia yang nggak butuh curhat?

Pasti semuanya butuh. Cewek cowok, semua butuh buat didengerin karena balik lagi bahwa secara kodrati manusia adalah makhluk sosial. Ini yang membuat manusia butuh menumpahkan perasaan mereka sama orang lain.

Meskipun nggak setiap orang yang kita ajak curhat akan memberikan solusi terbaik, namun dengan keberadaan indera pendengaran mereka aja udah membuat kita merasa lebih baik. Sejalan sama jenis manusianya, curhatan memang bisa diklasifikasikan menjadi dua jenis. Yaitu curhatan cewek dan curhatan cowok.

Memangnya ada bedanya? Tentu saja ada!


1.    CURHATAN ALA CEWEK


Cewek adalah makhluk yang apa-apa suka memakai hati. Dikit-dikit sensi, dikit-dikit panik, dikit-dikit galau, dikit-dikit gendut, dan lain sebagainya. Semuanya serba dikit-dikit. Nggak pernah sampai tuntas.

Cewek adalah spesies yang lebih banyak curhat dibandingkan cowok. Padahal kalau dilihat-lihat mulutnya sama-sama satu. Tapi nggak tahu kenapa kalau cewek cerita, tiba-tiba bibirnya membelah diri jadi banyak sehingga bisa curhat ke beberapa desa sekaligus. Entahlah.

Curhatan sesama cewek emang kayak piramida berkaitnya orang kerja MLM (Multi Level Marketing). You tell her to keep a secret and she’ll tell her bunch of friends to keep that secret too. Then her friends are gonna do the same. So on and so on. Kalau diuangin ke rekening, kamu bakal meraup banyak keuntungan dalam waktu 1x24 jam! Kalau mau dikalkulasi sampai tahunan, kamu bakal punya uang yang bisa diwarisin sampai tujuh turunan.

Makanya kalau kerja MLM, mending emang banyak-banyak promosi ke cewek deh. Pasti manjur.
Seperti contohnya kalau cewek punya pacar baru. H plus satu jadian aja pasti teman-teman sekosnya, sekelasnya, sesekolahnya, sekampusnya, sedesanya, bahkan senegaranya bakalan tahu. Semua teman pun akan berlomba untuk ikut kepo pacar baru si cewek dan saling berebut ngasih komen.

“Wah ganteng banget pacar baru kamu!”

“Wah pacar kamu alisnya cuma sebelah.”

“Pacar kamu giginya kok nggak simetris sih.”

“Pacar kamu ternyata alien loh.”

“Pacar kamu mirip Lee Min Ho lagi naik elang ya!”

Pacar kamu gini, pacar kamu gitu, dan seterusnya sampai sinetron Tukang Bubur Naik Haji tamat.
Keadaan itu pun akan terus berlangsung sampai hubungan si cewek dan sang pacar hit e reef alias putus.

Yang tadinya jadi Boyfriend SPG (Sales Promotion Girl) handal, saat putus si cewek akan bertransformasi menjadi provokator kelas kakap semacam Farhat Abbas gitu.

Si cewek akan menebar untaian kata terhadap teman-temannya untuk ikut membenci si mantan. Alhasil semua temen-temen si cewek akan memandang sang mantan tadi dengan argumen negatif hasil kreasi si cewek.

Hal ini juga terjadi pada kasus cewek yang punya teman baru berupa sesama cewek. Makanya kalau cewek udah marahan dengan sesamanya, dia akan mengumpulkan armada besar untuk perang dengan musuhnya. Perangnya pun bisa adu mulut, adu status, adu pamer, dan adu domba. Kalau udah kayak gini, bisa-bisa hubungan dengan si musuh nggak bakal pernah kelar sampai ujung waktu pun alias terpatri jadi dendam.


2.    CURHATAN ALA COWOK


Curhatan ala cowok. Hmm... kalau dipikir-pikir nggak banyak cowok yang suka curhat. Karena balik lagi, cowok bukan spesies yang handal buat berkata-kata kecuali yang memang buaya.

Cowok sesama cowok biasanya memiliki persahabatan yang lebih terbuka daripada cewek. Namun mereka justru nggak pernah ngegosip sana sini. Kebanyakan cowok hanya ngobrol sambil ketawa, curhat colongan lah. Tapi besoknya lupa. Kalau memang mereka ada masalah, langsung diselesaikan baik-baik. Bisa lewat adu kekuatan, bisa pula lewat makian dan celaan.

Tapi yang perlu dicamkan adalah, cowok jarang yang pendendam. Sekali perang, salah satu menang, maafan, udah gitu aja. Tapi besoknya lupa.

Kadang cowok kalau punya masalah pun lebih suka dipendam aja. Seiring berjalannya waktu, mereka bakal lupa. Cowok biasanya nggak suka menyimpan sesuatu yang menyakitkan lama-lama. Kalau bisa diatasi, oke. Kalau nggak bisa, yasudahlah.

Makanya kalau cowok punya pacar, biasanya ya diem-diem aja. Nggak pernah mengumbar. Putus juga diem-diem aja. Nggak pernah ngajak koloninya buat membenci sang mantan. Ini berlaku buat yang bener-bener cowok ya.

Cowok sejati, nggak akan memainkan perasaan cewek. Dia akan ngasih yang terbaik, kalau memang jalannya beda, dia akan mengalah. Malah, yang bener-bener sejati itu yang berani ngajak serius (menikah). Jadi, tipe cowok playboy bisa dikatakan bukan termasuk golongan cowok sejati (dikutip dari seorang sumber terpercaya).

Tapi balik lagi, gaes. Nggak semua cewek dan cowok kayak gini. Ada juga cewek yang terkesan tomboi dan nggak suka curhat. Ada juga cowok yang kecewek-cewekan sehingga terkadang mereka lebih ember daripada cewek bermulut ganda sekalipun.

Tambahan juga, meskipun banyak cowok yang nggak suka curhat, namun ada juga beberapa cowok yang justru dengan curhat bisa lebih nyaman. Karena pada dasarnya persahabatan cowok itu lebih pure dan nggak ada rahasia yang ditutup-tutupin antara satu sama lain. Cewek, meskipun banyak curhat, tapi dalam hatinya juga banyak banget rahasia yang masih dia pendam buat dirinya sendiri.

Makanya kalau kalian pernah baca quotenya orang Jepang siapa gitu, dia pernah menyebutkan bahwa cewek memiliki 1000 topeng saat berinteraksi dengan lingkungannya (1 topeng untuk tiap orang lain) sementara cowok hanya punya 2 topeng (untuk orang lain secara umum dan dirinya sendiri).

Di sisi lain, selain faktor jenis kelamin, suka curhat atau nggak, juga dipengaruhi oleh jenis kepribadian. Introvert atau ekstrovert. Dan golongan darah serta karakter bawaan lahir juga turut mempengaruhi.

Sehingga, bisa kamu pastikan bahwa janganlah asal curhat sama orang lain maupun media lain. Terutama cewek-cewek nih ya. Semakin banyak kamu curhat sama orang, pertanggungjawaban kamu juga semakin besar. Begitu pun curhat di sosial media, jangan sering-sering lah. Selain polusi mata buat temen kamu, itu juga bisa menunjukkan bahwa kamu pribadi yang terlalu sering galau. Apalagi di sosmed, seringkali bukan menyelesaikan masalah, namun justru mengundang masalah baru.

Sadarilah bahwa tempat curhat terbaik adalah pada Tuhan. Pada Allah SWT. Inget kan pepatah, “Kalau nggak ada tembok buat bersandar, masih ada lantai untuk bersujud”. Well, itu bener banget. Rahasia kamu bakal aman, nggak bocor, dan waktu terdekat kita dengan Allah SWT adalah saat sujud. Jadi sebelum curhat sama manusia, lebih baik curhat dulu sama Pencipta manusia (quote ini termasuk buat aku juga).

Kalau memang kamu butuh banget buat didengerin sesama manusia, baru deh kamu nyari orang yang bisa dipercaya. Orang tua, saudara, dan sahabat kamu.

Masalah datang biasanya satu paket sama solusinya. Nggak bakal dijual terpisah kok. Jadi kamu harus terus optimis ya! Sebesar dan seberat apapun masalah yang melanda, 


curhatlah pada tempat dan waktu yang tepat.








Image Sources:
http://i.huffpost.com/gen/1410795
http://twitter.com

8 Comments

  1. Gue playboy. :))
    Hahahahaha~

    Waktu itu punya pacar. Tau-tau udah jomblo lagi. Keren, kan? :p

    Hmm, gue bingung mau komen apa. Tapi gue tipe cowok yang bawel dan suka curhat. :/
    Apa itu bukan cowok sejati? Tapi karena bingung mau curhat sama siapa, gue curhatin lewat tulisan. :))

    Soal masalah yang berat, emang lebih baik sama Tuhan. Masalah nggak ada apa-apanya. Hoho!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Modal kamu buat playboy apaan emang? Wakakak :v

      Enggak percaya ah, kayaknya kamu punya pacar sesama blogger deh --"

      Justru itu cowok sejati, nggak bawel cerita person to person. Tapi dengan nulis :)

      Delete
  2. Tahu sendiri kalau cewek curhatnya itu ga tau waktu sama ngabisin tissue curhat dari A-Z total sampe-sampe harus nemuin temen yang mau dengerin curhatannya dengan baik :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul bangeeet :D

      Tapi curhat sama sesama cewek emang plongnya beda dibanding sama yang lain :D

      Delete
  3. kalau cewek udah curhat lamanya bukan main
    cowok juga suka curhat tapi bukan masalah yang sedih, lebh seperti masalah hobi atau cewek yang lagi disukai.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kah? hehe. biasanya cowok banyak disimpen sendiri sampe lupa :D

      Delete

Komentar diperbolehkan selama tidak menyinggung dan menyentil SARA, karena SARA sedang PMS.