Jangan Bilang Tidak...



Bismillahirrohmaanirrohiim.

Sekian lama apatis, hari ini mau sedikit eksis.

Guys, pernah dengar kan istilah "bullying"? Yup, dibully itu merupakan hal yang sama sekali tidak menyenangkan. Sekarang coba lihat social media kamu, hampir tiap ada event pilpres selalu ada acara bullying. Kalian sadari atau tidak, hal itu tentu menyakitkan pihak yang dibully. Seperti hari ini, Pak P marah, itu karena beliau manusia biasa yang memiliki emosi. Kalian juga pernah kan marah saat dikecewakan? Jangan bilang tidak.

Guys, nggak setiap kekalahan bisa dengan gampang diterima secara lapang dada. Semua butuh proses "keikhlasan". Nggak harus di ranah politik deh, ranah kompetisi ilmiah mahasiswa misalnya. Coba bayangkan, kalian sudah berjuang mati-matian dengan segenap usaha dan doa, lalu kalah dengan margin yang tipis, gimana rasanya? Sakit? Kecewa? Jangan bilang tidak.

Guys, kedua figur capres-cawapres tentu punya sisi negatif, pun juga sisi positif. Tapi semua itu sesungguhnya nggak perlu kita perdebatkan karena kita hanya orang awam. Kita hanya bisa memilih lalu mendoakan yg terbaik. Urusan background-track record, salah-benar, jujur-dusta, adalah murni HAK PATEN ALLAH SWT. Kita hanya manusia, nggak boleh ngejudge seenaknya. Apakah kalian merasa nggak pernah berbuat dosa hingga bisa men-judge orang sepemahaman kalian dengan seenak hati? Jangan bilang tidak.

Guys, sebelum membully mereka, coba bayangkan jika orangtua kitalah yang ada pada posisi mereka. Gimana rasanya melihat orangtua kalian dibully, dicaci maki? Sedihkah? Menangiskah kalian? Jangan bilang tidak.

Guys, jangan jadikan social media sebagai alat pembantaian mental orang lain. Yuk berubah, menjadi manusia yang bisa memanusiakan orang lain. Berubah menjadi manusia yang lebih cerdas dan bijaksana. Semoga pada hari-hari terakhir bulan mulia ini, kita senantiasa disertai rahmat dan berkah dari Allah SWT. Bilang amiin. Jangan bilang tidak.

Buat Pak J, semoga amanah baru anda barokah, semua janji dan tanggungjawabmu akan dipertanyakan di akhirat nanti. Semangat. Perjuangkan nasib rakyat untuk 5 tahun ke depan.

Buat Pak P, anda nggak usah nggagas media ataupun social media lagi, Pak. Istirahatlah. I'tikaf dan dekatkan diri pada Allah. Jgn sedih ya. Bagaimanapun opini orang terhadap anda, anda tetap luar biasa.

Maaf jika postingan terlalu pendek, terima kasih telah membaca opini saya.
Alhamdulillahhirobbilaalamiin.
Share on Google Plus

About Mayang Dwinta

A half happy go lucky girl and half human who tends to enjoy life in peace. A cat and seafood lover. A bookworm and music enthusiast. Currently working on Mars Project to escape from the planet earth. If you were aliens, maybe we could be bonding perfectly. Ciao!

5 Comments:

  1. postingan gini masa iya panjang :/ gak deh.
    Ah jangan bilang tidak kalau ini postingan yang keren. jangan bilang tidak

    ReplyDelete
  2. masih termasuk pendek postingan ini, tapi mungkin lebih panjang dari sebuah twit di twitter :p , jangan bilang tidak. *loh?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yak betul sekali, bapak. Ini memang postingan pendek. Kalau ditaruh twitter nanti masuknya twitlonger. Hahaha :p

      Delete
  3. Jangan bilang tidak pada ...

    Atut ah...

    ReplyDelete

Komentar diperbolehkan selama tidak menyinggung dan menyentil SARA, karena SARA sedang PMS.