Cake Banana Pandan (Baked Version)

Buah pisang
Nggak tahu kenapa dari kecil aku suka banget sama pisang. Selain mengenyangkan, pisang juga banyak mengandung vitamin. Pisang yang menurutku recommended buat dimakan dengan berbagai macam cara. Dimakan langsung, digoreng pake tepung, dibakar dan diberi toping, dibalut cokelat blok leleh dan didinginkan di kulkas, dibikin banana split, dan masih banyak cara lain buat menikmati pisang.

Pokoknya pisang is the best lah ya...

Biasanya nih kalau di kost-an, aku jarang masak. Soalnya peralatan dapur kost minimalis banget, jangankan oven buat bikin kue, blender aja nggak ada. Aku udah bayar, harusnya dapet fasilitas yang aku mau dong. *anak kost yang ngelunjak*

Nah, berhubung ini lagi liburan, pas banget buat mengembangkan hobi yang kita miliki. Salah satunya adalah hobi memasak yang udah terpendam selama setengah tahun lamanya karena terdampar di kost-an. Mumpung lagi punya pisang dan oven, kenapa nggak dimanfaatin aja?

Yuk capcus!


KAMU BUTUH ALAT...
  • Oven (Bisa oven yang pake kompor, bisa oven yang pake listrik)
  • Loyang berdiameter 20 cm (kalau nggak punya pake yang kotak boleh kok)
  • Kertas roti
  • Mikser
  • Solet/spatula
  • Ayakan tepung
KAMU BUTUH BAHAN...
  • Pisang | 2 buah | (usahakan pisang ambon)
  • Tepung terigu protein sedang | 150 gram | (aku pake segitiga biru)
  • Susu bubuk fullcream | 4 sendok makan | (merk apa aja boleh, yang penting halal. Hahaha)
  • Telur ayam | 6 butir | (boleh ayam petelur atau ayam kampung)
  • Gula halus | 100 gram | (biasanya disebut juga gula tepung)
  • Margarin | 125 gram | (merk apa aja, tapi paling enak pake Blueband cake and cookie)
  • Baking powder | 1 sendok teh
  • Pasta pandan | 2 sendok makan
  • Cake emulsifier tipe SP | 4 sendok makan | (kalau pake ovalet atau TBM boleh juga kok)
  • Trimis | secukupnya
LALU...




  1. Haluskan pisang, lalu campurkan margarin dengan pisang yang sudah dihaluskan, aduk rata. Sisihkan.
  2. Ayak tepung terigu, susu bubuk dan baking powder. Sisihkan.
  3. Kocok telur, gula halus, pasta pandan dan cake emulsifier SP hingga mengembang (kira-kira 3 menit) menggunakan mikser.
  4. Masukkan campuran tepung terigu ke dalam kocokan telur tadi secara perlahan dan sedikit-sedikit sambil diaduk melipat (dari bawah ke atas) menggunakan spatula hingga rata.
  5. Tambahkan campuran margarin dan pisang tadi ke dalam adonan. Aduk hingga tercampur rata dengan menggunakan spatula.
  6. Siapkan loyang, beri alas kertas roti sesuai bentuk loyang.
  7. Tuangkan adonan ke dalam loyang roti.
  8. Taburi dengan trimis sesuai selera.
  9. Siapkan oven, untuk oven manual yang di atas kompor panaskan selama 15 menit. Untuk oven listrik, atur suhunya menjadi 180 derajat celsius.
  10. Panggang adonan dalam oven hingga matang selama kurang lebih 30 menit.
  11. Jika sudah matang, angkat loyang dari dalam oven. Biarkan dingin.
  12. Potong-potong cake.
  13. Voilaaa...Cake Banana Pandan siap disajikan.

UNTUK 12 POTONG...

TIPS TAMBAHAN...
  • Cake yang memakai bahan pisang biasanya setelah matang akan berubah warna manjadi kecokelatan. namun untuk beberapa pisang tertentu, biasanya justru bagus. Maka dari itu, usahakan menggunakan pisang ambon. Jika menggunakan pisang raja, aku pernah nyoba warnanya jadi nggak bagus.
  • Memanggang cake di oven, usahakan ditempatkan di sheet bagian tengah atau bawah. biar panasnya optimal dan tidak menjangkau area terlalu tinggi. Sehingga cake matang merata dan tidak bantat.
  • Baking powder yang digunakan usahakan masih baru agar cake mengembang dengan baik.
SO...

Gimana? Susah-susah gampang ya? Mungkin bagi beginner yang belum pernah buat cake sebelumnya, ini tergolong susah. Tapi percayalah...nggak ada yang nggak mungkin. *cie elah* Mungkin butuh satu atau dua kali nyoba, baru bisa bikin cake yang lembut dan rasanya cetar.

Well, happy trying and happy cooking! 
Share on Google Plus

About Mayang Dwinta

A half happy go lucky girl and half human who tends to enjoy life in peace. A cat and seafood lover. A bookworm and music enthusiast. Currently working on Mars Project to escape from the planet earth. If you were aliens, maybe we could be bonding perfectly. Ciao!

5 Comments:

  1. Kapan-kapanlah akan aku coba..
    Aku sebenarnya sih ngga suka nyoba ginian, yang aku suka pengalaman baru.
    Ya, namanya juga lelaki yang masih sepi alias semuanya harus mandiri, ingin makan ini dan itu harus buat sendiri..

    Nice post.. terimakaish banyak atas postingannya. Ini sangat bermanfaat sekali..

    ReplyDelete
  2. wow. itu foto waktu kamu bikin, Dek?? keren-keren. kapan-kapan, aku dikasih yak??? :melet:

    ReplyDelete
  3. @agha: maaf bang, baru bales. hehe. emangnya kamu suka masak juga? share ya :) eh, aku baru blogwalking ke blog kamu.

    @hidupcumasekali: mas has to? iya kapan kapan aku bikinin :D

    ReplyDelete
  4. Sama nih hobinya,,masak dan berbagi resep..btw itu pake pisang berangan ya ?

    ReplyDelete
  5. Cara potong yang super bi**ab.. Pfftt..

    ReplyDelete

Komentar diperbolehkan selama tidak menyinggung dan menyentil SARA, karena SARA sedang PMS.